TEKNOLOGI

U-2 Nggak Ada Matinye, Sekarang Malah Dilengkapi Sensor SYERS-2C yang Sangat Peka

Rabu, 19 Februari 2020 20:22
Penulis : Beny Adrian
U-2 Nggak Ada Matinye, Sekarang Malah Dilengkapi Sensor SYERS-2C yang Sangat Peka

Pesawat U-2 Dragon Lady. Sumber: USAF

Angkasa.news - Angkatan Udara AS dan mitranya baru-baru ini menyelesaikan uji terbang dan pengiriman sensor SYERS-2C pada pesawat intai ultra-tinggi U-2 Dragon Lady.

SYERS-2C adalah varian terbaru dari sensor Senior Year Electro-Optical Reconnaissance System (SYERS) yang dikembangkan Collins Aerospace Systems, unit dari United Technologies Corporation (UTC).

Peningkatan ini juga didukung oleh pengembang pesawat, Lockheed Martin Skunk Works.

"SYERS-2 merupakan langkah maju evolusioner bagi Angkatan Udara, memanfaatkan sistem yang matang dan berkinerja tinggi untuk memasukkan kemampuan baru yang substansial ke dalam medan perang masa depan," kata Kevin Raftery, wakil presiden dan manajer umum, ISR dan Space Solutions for Collins Aerospace. 

"U-2 telah menjadi landasan inventaris ISR Angkatan Udara dan dengan peningkatan seperti SYERS-2C, sistem dapat terus memberikan informasi beragam-intelijen yang semakin bernilai kepada prajurit sampai beberapa tahun ke depan,” jelasnya.

Dengan tonggak baru ini, seluruh armada U-2 telah ditingkatkan dengan kemampuan sensor elektro-optik/ inframerah (EO/IR) utama yang memberikan peningkatan kinerja optik dan pelacakan jarak jauh sangat akurat untuk mendeteksi ancaman superior dalam jangkauan yang lebih luas dari kondisi cuaca.

Sensor SYERS-2C 10-band beresolusi spasial tinggi memberikan kemampuan tiada banding untuk menemukan, melacak, dan menilai target bergerak dan diam. 

Dikembangkan dengan standar sistem misi terbuka untuk memungkinkan perintah, kontrol, dan pertukaran data dengan platform generasi ke-5, sensor ini telah menjadi aset penting bagi komandan teater untuk operasi bersama di seluruh medan pertempuran. 

Terbang dengan konsep 24/7 di seluruh dunia dengan operasional tertinggi, U-2 memberikan kemampuan intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR) yang tak tertandingi untuk memenuhi kebutuhan komandan operasi setiap hari. 

Lebih dari pesawat ISR, kemampuan unik U-2 Dragon Lady untuk mengonfigurasi ulang, mengumpulkan, menganalisis, dan berbagi data dengan sistem yang berbeda di seluruh medan perang secara cepat mengubah operasi perang untuk memastikan keberhasilan misi jauh ke masa depan.



Komentar



Sign Up for Our Newsletters
Get awesome content in your inbox every week.