TEKNOLOGI

Tingkatkan Kemampuan JSF, Australia dan Inggris Buka Laboratorium Pemrograman Ulang F-35

Rabu, 26 Februari 2020 20:25
Penulis : Beny Adrian
Tingkatkan Kemampuan JSF, Australia dan Inggris Buka Laboratorium Pemrograman Ulang F-35

F-35A Lightning II JSF milik Angkatan Udara Australia. Sumber: RAAF

Angkasa.news - Australia dan Inggris membuka Laboratorium Pemrograman Ulang F-35 di Eglin Air Force Base, Florida, AS.

Pembukaan Laboratorium Pemrograman Ulang adalah hasil kemitraan bersama Australia dan Inggris. Ini adalah pengembangan terbaru dalam meningkatkan kemampuan pesawat tempur F-35A Lightning II Australia.

Menteri Pertahanan Australia Linda Reynolds mengatakan, Laboratorium Pemrograman Ulang menghasilkan File Data Misi (MDF untuk Australia dan F-35 Inggris) yang mengumpulkan informasi tentang lingkungan operasi dan aset di suatu daerah, sebelum dimasukkan ke dalam pesawat sebelum penerbangan menggunakan perangkat portabel.

Dikombinasikan dengan rangkaian sensor canggih dari pesawat, sistem ini memberikan pilot gambaran ruang pertempuran yang lebih jelas.

Laboratorium akan mengembangkan, memverifikasi dan mengeluarkan MDF untuk pesawat F-35 Australia dan Inggris.

Proyek ini didukung oleh kedua negara dengan pembiayaan berbagi 50/50.

Proyek F-35A Australia dijadwalkan mencapai kemampuan operasi awal pada Desember ini. Sedangkan  kemampuan operasi akhir diharapkan tahun 2023.

Australia memiliki rencana melengkapi Angkatan Udara dengan 72 pesawat tempur F-35A pada 2023. “F-35A adalah bagian penting dari investasi 200 miliar dolar AS dalam kemampuan pertahanan,” ujar Reynolds.

Pada Desember tahun lalu, Angkatan Udara Australia menerima pengiriman tujuh pesawat tempur F-35A di Pangkalan Williamtown.

Pada September di tahun yang sama, Pemerintah Australia memberikan kontrak kepada industri lokal skala kecil untuk pengiriman sistem dan layanan bagi program F-35A Lightning II JSF (Joint Strike Fighter).



Komentar