TEKNOLOGI

Terinspirasi dari Albatros, Airbus Kembangkan Desain Sayap Tekuk

Sabtu, 03 Agustus 2019 10:00
Penulis : Remigius Septian
Terinspirasi dari Albatros, Airbus Kembangkan Desain Sayap Tekuk

Sumber: Airbus

Sejak awal penerbangan, burung telah menjadi inspirasi bagi para visioner penerbangan. Dan sekarang, para insinyur kembali melihat makhluk bersayap itu untuk menginspirasi desain sayap pesawat di masa depan.

 

Angkasa.news - Pabrikan asal Eropa, Airbus, telah mengembangkan pesawat berskala kecil dengan ujung sayap yang mengepak. Desain ini merupakan sebuah konsep yang terinspirasi dari cara burung albatros terbang.


Konsep yang diberi nama "AlbatrossOne" itu menggunakan basis pesawat A321. Sayapnya dibangun dari polimer yang diperkuat serat karbon dan serat kaca dan memiliki ujung sayap berengsel "semi-aeroelastik".

Pesawat ini terinspirasi oleh elang laut, seekor burung laut yang dapat tinggal di udara selama berjam-jam di cuaca berangin namun dengan sedikit tenaga. "Konsep ujung sayap berengsel bukanlah hal baru," kata insinyur Airbus Tom Wilson dalam sebuah pernyataan.

"Jet militer menggunakan desain ini untuk memungkinkan kapasitas penyimpanan yang lebih besar pada kapal induk. Namun, AlbatrossOne adalah pesawat pertama yang mencobanya dalam penerbangan komersial," tambahnya.

Untuk saat ini, AlbatrossOne masih sedang diuji . Setelah program pengembangan 20 bulan, tes penerbangan pertama rencananya akan dilakukan pada bulan Februari tahun depan. Pihak Airbus sendiri menyatakan akan terus melakukan lebih banyak uji terbang.

AlbatrossOne adalah salah satu desain Airbus terbaru yang terinspirasi oleh burung. Pada bulan Juli lalu, Airbus meluncurkan "Bird of Prey", sebuah pesawat terbang konsep yang terinspirasi oleh fitur alami elang predator udara lainnya.



Komentar