TEKNOLOGI

Selama 50 Tahun, Thales Tetap Menjadi Kontraktor Utama bagi Angkatan Laut Thailand

Jumat, 22 November 2019 20:44
Penulis : Beny Adrian
Selama 50 Tahun, Thales Tetap Menjadi Kontraktor Utama bagi Angkatan Laut Thailand

Sumber: Royal Thai Navy

Angkasa.news – Pada Juni 2019, dua kapal pemburu ranjau kelas Bang Rachan menyelesaikan Final Acceptance Testing yang dilaksanakan oleh Angkatan Laut Thailand. Setelah semua fase selesai, kapal kemudian dilengkapi penuh dengan kemampuan berburu ranjau yang sudah ditingkatkan.

Pada Agustus, Angkatan Laut Thailand meluncurkan kapal patroli lepas pantai kedua dari kelas Krabi.

Kapal ini dilengkapi dengan perangkat navigasi dan sistem manajemen tempur terintegrasi dari Thales.

Dari hubungan yang sudah lama itu, tahun ini Thales merayakan 50 tahun kerja sama dengan Angkatan Laut Thailand.

Thales sudah bermitra dengan Angkatan Laut Thailand  selama 50 tahun terakhir. Sejak radar pertama dibeli Angkatan Laut Thailand untuk frigat kelas Tapi.

Dengan rekam jejak yang mapan dan berbagai solusi dari sensor hingga sistem tempur terintegrasi untuk berbagai kapal Thailand, Thales adalah mitra penting bagi Angkatan Laut Thailand.

Tahun ini Thales merayakan keberhasilan pengiriman dua kapal utama.

Pada 11 Juni 2019, Thales mengirim dua kapal pemburu ranjau Angkatan Laut Thailand  yang sudah dimodernisasi dan ditingkatkan kemampuannya.

Dibandun pada tahun 1980-an, HTMS Bang Rachan dan HTMS Nong Sarai memulai transformasi pada April 2016 ketika Thales ditetapkan sebagai kontraktor utama untuk upgrade kapal.

Termasuk menyediakan rangkaian lengkap solusi bawah air di atas kapal. Kontrak ini menandai keberhasilan pertama Thales di sistem bawah air dan pasar sonar di Thailand.

Sebagai kontraktor utama, Thales bertanggung jawab penuh atas desain, perbaikan, dan modernisasi kapal yang direvisi, pengadaan peralatan, dan integrasi platform.

Kapal yang ditingkatkan sekarang dilengkapi solusi baru termasuk sistem kontrol mesin, sistem navigasi, kemampuan komunikasi yang ditingkatkan, sistem sonar dan perintah dan kontrol (C2) dan jangkauan multi-pengaruh yang memungkinkan perburuan ranjau dilakukan lebih aman, efisien dan lebih cepat untuk mengamankan jalur laut kritis dan perairan kedaulatan Thailand.



Komentar