TEKNOLOGI

Rusia Pamerkan Su-47 di MAKS 2019

Rabu, 28 Agustus 2019 13:00
Penulis : Remigius Septian
Rusia Pamerkan Su-47 di MAKS 2019

Sumber: Wikipedia

Angkasa.news - Su-47 tidak pernah masuk ke dalam produksi massal karena pengembangannya dimulai tidak lama sebelum pembubaran Uni Soviet. Namun apa yang dicapai telah meletakkan dasar bagi pesawat tempur generasi kelima Rusia, Su-57.

Pengunjung pameran udara MAKS-2019 Rusia, yang berlangsung tidak jauh dari Moskow, berkesempatan untuk melihat jet hipersonik eksperimental legendaris, Sukhoi Su-47 Berkut (kode NATO: Firkin).


Jet tempur ini menjadi dikenal luas karena sayapnya terbalik menekuk ke depan yang tidak biasa pada zaman itu. Konon, inilah yang membuat Su-47 sangat gesit dalam bermanuver, terutama pada kecepatan yang lebih rendah. Sayap juga meningkatkan kemampuan pesawat tempur untuk lepas landas dan mendarat, serta mengurangi visibilitasnya ke radar.

Desain revolusionernya melindungi pesawat dari keadaan stall, sehingga memungkinkan penerbang untuk mengubah sudut serangan dan juga mengurangi kecepatan minimum.

Namun di sisi lain, kondisi ini akan meningkatkan tekanan pada sayap yang membuat sayap menggunakan bahan komposit, bukan titanium atau aluminium.

Pengembangan Su-47 dimulai tidak lama sebelum pembubaran Uni Soviet dan terhambat oleh kurangnya dana pemerintah. Sukhoi masih berhasil membawa proyek ke tahap model eksperimental, yang melakukan penerbangan perdananya pada tahun 1997.

モスクワから遠くない飛行場で「Су-47」 pic.twitter.com/7pm6GJ1cwh

— Никита ?? (@Nikky89_ru) 26 Agustus 2019

Jet itu tidak pernah berhasil diproduksi massal, tetapi banyak teknologi yang diuji di dalamnya menjadi dasar untuk pengembangan Su-57 Rusia.



Komentar