TEKNOLOGI

Mengintip Teknologi Modifikasi Cuaca Agar Jakarta Tak Tenggelam

Kamis, 09 Januari 2020 12:00
Penulis : Remigius Septian
Mengintip Teknologi Modifikasi Cuaca Agar Jakarta Tak Tenggelam

Misi modifikasi cuaca menggunakan pesawat C295 yang ada di Skadron Udara 2, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Sumber: Angkasa/Remigius Septian

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Pengembangan dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan TNI AU terus berusaha untuk mengurangi curah hujan di Jakarta dan sekitarnya lewat Teknologi Modifikasi Cuaca yang dikembangkan BPPT. 

Tim ini telah bekerja sejak 5 Januari lalu dan belum pasti kapan operasi ini akan berakhir, mengingat cuaca di sekitaran Jakarta masih berpotensi hujan tinggi. Pada Rabu, 8/2/2020 lalu, Angkasa berkesempatan mengikuti salah satu misi mereka untuk menahan hujan.

TNI AU menyiapkan pesawat C212 dan C295 yang bermarkas di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma untuk mendukung misi modifikasi cuaca ini. Sumber: angkasa.news/Trisna Bayu

Pesawat C295 mampu mengangkut total 2,4 ton garam dalam sekali terbang. Dalam satu hari, penaburan garam rata-rata dijalankan dua kali. Sumber: angkasa.news/Trisna Bayu

Penaburan garam sangat aman dan tidak mengotori pesawat karena garam disebar lewat selang yang tersambung ke sebuah saluran di bagian belakang dekat pintu rampa pesawat. Sumber: angkasa.news/Trisna Bayu


Lokasi penaburan garam beragam, tergantung arah angin dan tempat berkumpulnya awan. Namun, menurut tim gabungan ini, mereka lebih sering menabur garam di sekitaran Selat Sunda. Sumber: angkasa.new/Trisna Bayu

 


 

 



Komentar