TEKNOLOGI

Master Sergeant Williams yang Menerima Medal of Honor, Dipromosikan untuk Sergeant Major

Selasa, 03 Maret 2020 12:30
Penulis : Beny Adrian
Master Sergeant Williams yang Menerima Medal of Honor, Dipromosikan untuk Sergeant Major

Sersan Matthew Williams bersama tim yang ditugaskan di 3rd Special Forces Group (Airborne), menunggu di penjemputan heli di puncak bukit Afghanistan timur, akhir musim semi 2007. Sumber: Master Sgt. Matthew Williams

Angkasa.news - Master Sergeant Angkatan Darat AS Matthew O. Williams, yang dianugerahi Medal of Honor pada Oktober lalu, dipromosikan untuk mendapatkan pangkat Sergeant Major pada 28 Februari.

Upacara yang diadakan di Kolonel Aaron Bank Hall di Fort Bragg, North Carolina itu dihadiri sejumlah pejabat, pengunjung, keluarga Williams, rekan satu tim, dan temannya.

"Hari ini kami mengetahui seorang prajurit hebat yang sangat rendah hati,” kata Kolonel Nathan J. Prussian, komandan 3rd Special Forces Group (Airborne). "Tidak ada orang yang lebih pantas dalam pasukan untuk menerima promosi sebesar ini,” ujarnya lagi.

Setelah diumumkannya perintah resmi ini, pangkat baru ditempelkan di dada Williams oleh istrinya.

"Merupakan suatu kehormatan berdinas di 3rd (Special Forces) dan naik pangkat,” kata Williams. 

Ia berharap untuk terus memimpin dan berdinas di resimen dan melakukan yang terbaik yang bisa dikembangkan, membimbing, memberi nasihat, dan membesarkan Green Berets. 

Williams akan terus bertugas di Army Special Forces sebagai Sersan Mayor

Pada 30 Oktober 2019, Williams dianugerahi Medal of Honor yang merupakan penghargaan tertinggi untuk seseorang karena keberanian dalam bertempur khususnya bagi Williams di Afghanistan. 

Dia saat itu bertugas Weapons Sergeant dalam dalam mendukung Operasi Enduring Freedom.

Pada 6 April 2008, sebagai anggota Special Forces Operational Detachment Alpha 3336 (SFOD-A 3336), Special Operations Task Force-33 dan bertindak selaku elemen penyerangan, Sersan Williams telah bertindak sangat berani hingga mengekspos dirinya dari tembakan musuh selama beberapa kali saat menyelamatkan anggota elemen penyerangan lainnya dan mengevakuasi banyak korban.

Berhadapan dengan berpeluncur roket (RPG), penembak jitu, dan tembakan senapan mesin, Sersan Williams memimpin unsur Komando Afghanistan melintasi sungai yang bergerak cepat, sedingin es, dan sedalam pinggang dan berjuang menaiki gunung untuk elemen utama yang terkepung. 

Sersan Williams kemudian membuat basis pertahanan yang tidak dapat ditembus oleh musuh.

Ketika Sersan Timnya terluka oleh tembakan sniper, Sersan Williams bergerak maju untuk menyelamatkan meski dia sendiri terancam tembakan musuh. Ia kemudian membawa rekannya menuruni lereng gunung ke titik kumpul korban. 

Sersan Williams kemudian menembakkan senjata ringan dan memanjat kembali tebing untuk mengevakuasi prajurit lain yang terluka dan memperbaiki radio satelit tim. 

Dia sekali lagi mengekspos dirinya ke tembakan musuh ketika membantu memindahkan beberapa korban di lereng gunung yang hampir vertikal, dan ketika dia membawa dan mengangkat korban ke helikopter evakuasi.

Pemasangan pangkat baru oleh istri Williams. Sumber: US Army

Tindakan Sersan Williams berhasil membantu menyelamatkan nyawa empat prajurit yang terluka parah dan mencegah elemen utama pasukan tidak diserbu oleh musuh.

Master Sergeant Matthew Williams lulus dari Angelo State University dengan gelar sarjana dalam peradilan pidana. Didorong untuk melayani negaranya, Williams mendaftar ke Angkatan Darat di bawah program pendaftaran 18X Special Forces pada September 2005. 

Setelah menyelesaikan Infantry One Station Unit Training, Williams mengikuti Basic Airborne Training at Fort Benning, Georgia.

Dia kemudian menjalani proses seleksi Special Forces pada 2006 dan diterima. 

Pada 2007, Williams lulus sebagai weapons sergeant dari Special Forces Qualification Course dan ditugaskan di Charlie Company, 3rd Battalion, 3rd Special Forces Group (Airborne).

Sepanjang karirnya, Williams ditempatkan beberapa kali dalam Operation Enduring Freedom dan Operation Juniper Shield.

Williams telah mengikuti sejumlah kursus lainnya untuk mendukung tugasnya. Terdiri dari Master Leader Course; Survival, Evasion, Resistance, and Escape; Special Forces Qualification Course; Kursus Bahasa Perancis dari Defense Language Institute; Special Forces Advanced Urban Combat Course; Special Forces Advanced Reconnaissance Target Exploitation Course; Basic instructor Training and Small Group Instructor Training.

Medali yang diterimanya adalah Bronze Star Medal dengan dua Bronze Oak Leaf Clusters, Meritorious Service Medal, Army Commendation Medal dengan dua Bronze Oak Leaf Clusters, Army Achievement Medal, Army Good Conduct Medal dengan Bronze Clasp dan four Loops, National Defense Service Medal, Afghanistan Campaign Medal dengan tiga Bronze Service Stars, Global War on Terrorism Service Medal, Noncommissioned Officer Professional Development Ribbon with Numeral “4,” Army Service Ribbon, Overseas Service Ribbon dengan Numeral “3”, Valorous Unit Award, Combat Infantryman Badge, Parachutist Badge, dan Special Forces Tab.

Sergeant Major Matthew O. Williams tinggal di North Carolina bersama istri dan putranya.



Komentar



Sign Up for Our Newsletters
Get awesome content in your inbox every week.