TEKNOLOGI

Dengan Parasut D-14 Shelest, Prajurit Rusia Bisa Menembak Saat Masih Melayang

Senin, 05 Agustus 2019 18:30
Penulis : Beny Adrian
Dengan Parasut D-14 Shelest, Prajurit Rusia Bisa Menembak Saat Masih Melayang

Sistem parasut D-14 Shelest. Sumber: TASS

Angkasa.news - Sistem parasut next generation D-14 Shelest dikembangkan sebagai strategi untuk berperang sesaat setelah loncat dari pesawat.

Parasut D-14 Shelest terbaru yang dikembangkan untuk pasukan payung ini digunakan dengan peralatan tempur Ratnik.

“Dengan sistem baru ini pasukan bisa menembakkan senjatanya saat masih di udara,” ujar Kepala Desainer Lembaga Penelitian Parasut, Vladimir Kachalov kepada TASS.

D-14 Shelest NG dirancang untuk digunakan dengan baju tempur Ratnik yang berbeda dari sistem terdahulu.

“Selain pelindung tubuh, penerjun memiliki senjata kecil di dada yang dapat diambil dengan mudah. Sebelumnya senjata ini tidak tersedia karena diisi parasut cadangan, senapan serbu diikat dari bawah dan di luar jangkauan sehingga penerjun tidak bisa langsung meraihnya,” kata perancang.

Tes untuk parasut D-14 Shelest akan dimulai di Research Institute of Parachute-Making dalam waktu dekat. Sistem parasut baru ini memiliki tata letak sangat berbeda.

Sistem standar selama ini menempatkan parasut utama di belakang dan parasut cadangan di depan dengan wadah kargo di bagian belakang di bawah ransel parasut.

Sementara sistem baru D-14 menempatkan parasut utama dan cadangan di bagian belakang, sementara wadah kargo besar yang lebih tebal dengan volume dan berat muatannya, melekat di bagian depan.

Sistem baru ini juga memiliki beberapa hardpoint untuk peralatan yang dapat dipasang, senjata kecil dan wadah kargo tambahan.



Komentar