TEKNOLOGI

Dari Pertemuan dengan Menhan Perancis, Prabowo Dorong Akselerasi Industri Pertahanan Nasional

Selasa, 14 Januari 2020 14:55
Penulis : Beny Adrian
Dari Pertemuan dengan Menhan Perancis, Prabowo Dorong Akselerasi Industri Pertahanan Nasional

Menhan Prabowo Subianto dan Menhan Perancis Florence Parly. Sumber: Kemhan

Angkasa.news - Banyak kesepakatan terjadi saat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu Menteri Pertahanan Perancis, Florence Parly, di Kantor Kementerian Pertahan Perancis di Paris (13/01).

"Saya mencatat bahwa sebagai dua mitra strategis, Indonesia-Perancis selama ini memiliki kerja sama pertahanan yang baik. Indonesia ingin terus tingkatkan kerja sama pertahanan, khususnya di bidang yang dapat perkuat alutsista TNI dan memajukan industri pertahanan Indonesia," jelas Prabowo dalam pertemuan.

Prabowo yang didampingi Dubes RI, Asisten Khusus Menhan, Ketua KKIP, Asops KSAU, dan Danseskoal, disambut hangat Menhan Perancis dan pejabat Kemhan Perancis.

Dalam pertemuan itu, kedua menhan membahas langkah untuk mempererat kerja sama pertahanan kedua negara, dan upaya memajukan industri pertahanan Indonesia.

Dubes RI menjelaskan peluang kerja sama pertahanan kedua negara masih terbuka lebar. Mengingat kedua negara memiliki hubungan bilateral yang baik dan kebijakan polugri yang independen.

Lebih lanjut Dubes menjelaskan, dalam pertemuan yang berlangsung terbuka dan interaktif, kedua Menhan sepakat penguatan kerja sama pertahanan akan dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama Bidang Pertahanan atau DCA (Defense Cooperation Agreement).

Untuk itu, kedua Menhan mendorong agar DCA dapat segera diselesaikan pada tahun ini sebagai framework kerja sama pertahanan kedepan.

Beberapa isu yang menjadi perhatian DCA termasuk kerjasama pelatihan dan pendidikan, pengembangan industri pertahanan, kerja sama dalam bidang sains dan teknologi industri pertahanan, kerja sama intelijen pertahanan, kerja sama peacekeeping operations serta kerja sama misi kemanusiaan saat bencana, dan counter-terorism.

"Perancis sebagai negara yang memiliki industri pertahanan maju, dapat menjadi mitra strategis dalam upaya Indonesia memperkuat alutsista TNI serta mengakselerasi pengembangan industri pertahanan nasional. Langkah ini akan mendukung upaya menjadikan industri pertahanan nasional sebagai bagian dari global production chain. Dalam konteks inilah Menhan RI memberi perhatian khusus pada pengembangan industri pertahanan saat membahas kerja sama pertahanan kedua negara kedepan dengan Menhan Perancis," sebut Dubes.

Selain bertemu Menhan Perancis, selama kunjungannya di Paris 11-13 Januari, Menhan Prabowo telah melakukan serangkaian pertemuan dengan perusahaan industri pertahanan di bidang pesawat tempur, kapal, radar dan sistem avionik serta amunisi.

Dalam pertemuan tersebut, kalangan industri pertahanan Perancis diharapkan dapat bekerja sama dalam mengakselerasi kemajuan industri pertahanan Indonesia serta penguatan sistem alutsista TNI melalui transfer teknologi, peningkatan penggunaan kandungan lokal dan peningkatan kapasitas SDM.

Prabowo menegaskan Indonesia siap berkolaborasi dan  bekerja sama dengan perusahaan industri Perancis agar dapat menjadikan industri pertahanan Indonesia menjadi bagian dari global production chain produk alutsista.

Kerja sama pertahanan kedua negara terus menguat. Pada 2017, kedua negara menyepakati Letter of Intent (LoI) atau Pernyataan Kehendak untuk peningkatan kerja sama pertahanan termasuk kerja sama kelautan dan keamanan maritim.

Sejak 2013, Indonesia dan Perancis telah memiliki forum Dialog Pertahanan Indonesia-Perancis (Indonesia-France Defense Dialogue/IFDD) yang diselenggarakan setiap tahun. Melalui dialog tersebut, fokus area kerja sama dan pembahasan meliputi bidang seperti pelatihan dan pendidikan, saling kunjung, dan counter-terorism.

Kunjungan Menhan Prabowo ke Perancis Januari 2020 merupakan pertemuan pertama tingkat tinggi yang mengawali rangkaian kegiatan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara khususnya di bidang pertahanan.



Komentar