TEKNOLOGI

Dana Cekak, Angkatan Laut India Coba Sewa Dermaga untuk Berlabuh Kapal Induk INS Vikrant

Sabtu, 21 Maret 2020 11:10
Penulis : Beny Adrian
Dana Cekak, Angkatan Laut India Coba Sewa Dermaga untuk Berlabuh Kapal Induk INS Vikrant

Kapal induk India, INS Vikrant. Sumber: IN

Angkasa.news - Dihadapkan kepada kekurangan anggaran yang telah menunda penyelesaian salah satu pangkalan utamanya, Angkatan Laut India (IN) tengah berusaha menyewa galangan kapal pribadi untuk berlabuh kapal induk INS Vikrant yang dibangun secara mandiri pada 2021.


Angkatan Laut India telah menghubungi Kementerian Pertahanan untuk menyewakan tempat berlabuh sepanjang 260 m di galangan kapal Larsen & Toubro (L&T) di Kattupalli, di pantai tenggara India.

Galangan ini diharapkan menjadi tempat merapat INS Vikrant selama delapan tahun, mulai 2022 dan seterusnya seperti disampaikan wakil KSAL India Laksamana G Ashok Kumar kepada komiter parlemen untuk pertahanan.

India saat ini memiliki dua kapal induk INS Vikrant dan INS Vikramaditya serta satu kapal selam serang nuklir INS Chakra.

INS Vikrant yang juga dikenal sebagai Indigenous Aircraft Carrier 1 (IAC-1), adalah kapal induk yang dibangun Cochin Shipyard di Kochi, Kerala untuk Angkatan Laut India. Vikrant adalah kapal induk pertama yang dibangun di India. 

Vikrant dari Bahasa Sansekerta yang bisa diartikan sebagai, "Saya mengalahkan mereka yang bertempur melawan saya".

Pengerjaan desain kapal dimulai pada 1999, dan lunasnya dipasang pada Februari 2009. Kapal keluar dari dok kering pada 29 Desember 2011 dan diluncurkan pada 12 Agustus 2013. INS Vikrant diharapkan memulai uji coba laut pada Februari 2021 dan beroperasi awal 2022.



Komentar