TEKNOLOGI

Chukovin, Senapan Sniper Terbaru Kalashnikov yang Akan Luncurkan Tahun 2020

Kamis, 28 November 2019 14:50
Penulis : Beny Adrian
Chukovin, Senapan Sniper Terbaru Kalashnikov yang Akan Luncurkan Tahun 2020

Presiden Putin mencoba senapan sniper Chukovin. Sumber: Youtube

Angkasa.news – Merek produk senjata Kalashnikov dari Rusia sudah sangat terkenal, terutama dengan item AK-47 yang legendaris.

Terus berinovasi menghadapi dunia yang terus berubah, grup Kalashnikov berencana meluncurkan produksi senapan sniper terbaru SVCh tahun depan. Rencana itu diungkap CEO Grup Dmitry Tarasov (27/11).

Senapan sniper semiotomatis Chukovin (disingkat SVCh) telah dikembangkan dengan kaliber 7,62 x 54mm dan 7,62 x 51mm (.308 Winchester).

“Hari ini sangat penting untuk memulai produksi secara tepat waktu. Misalnya, tahun lalu, Izhmash (bagian dari Grup Kalashnikov) secara tepat waktu meluncurkan produksi senapan serbu AK-12. Tahun depan, akan menjadi milik SVCh dengan kaliber 7,62 x 54mm sementara pistol Lebedev juga sudah dalam produksi serial,” kutip Media Kalashnikov.

Dalam kaliber 7,62 x 54mm, SVCh kompatibel dengan magasin dari SVD (senapan sniper Dragunov).

Khususnya Angkatan Darat Rusia akan mendapatkan senapan sniper baru ini dalam beberapa dekade.

Senapan sniper Chukavin atau SVCh ini akan menggantikan Dragunov SVD era Perang Dingin. Sepenuhnya modern, Chukavin menggunakan berbagai kaliber dengan jangkauan maksimum lebih dari 1.600 meter.

Selama beberapa dekade, Angkatan Darat Rusia mengandalkan senapan Dragunov SVD untuk penembak jitu. Diperkenalkan pada 1963, Dragunov adalah senapan semiotomatis yang dirancang untuk memberikan tembakan akurat.

Tentara Soviet membeli dalam jumlah besar sebagai kompensasi untuk mengimbangi kurangnya akurasi AK-47.

Chukavin memulai debutnya di pameran 2017 ARMY di Rusia.

Seperti SVD, Chukavin menggunakan kaliber 7,62x54R yang setara dengan.308 Winchester dan .338 Lapua Magnum yang sangat kuat.

Karena menggunakan gas-operated short-stroke piston with rotating bolt, membuat operasi internalnya mirip dengan senapan serbu AK-series.

Awal tahun ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Kalashnikov Concern, produsen Chukavin, dan menjajal senapan sniper baru ini.

Saat menembak, SVCh yang digunakan Putin dilengkapi riflescope merk Schmidt dan Bender buatan Jerman, yang mungkin tidak akan melengkapi senapan pesanan Angkatan Darat Rusia karena harganya sangat mahal.



Komentar