TEKNOLOGI

"Burung Pemangsa", Pesawat Masa Depan Airbus

Rabu, 24 Juli 2019 09:00
Penulis : Remi

Desain "Bird of Prey" yang dibuat Airbus.

Angkasa.news - Airbus telah meluncurkan desain pesawat konseptual yang penampakannya seperti burung yang memiliki sayap berbulu dan ekor. Hal ini terungkap di sela-sela perhelatan Royal International Air Tattoo (RIAT) di Inggris. Airbus menamainya 'Bird of Prey'.

Bird of Prey adalah pesawat hibrid listrik dengan mesin turbofan. Ia kelak akan mengisi penerbangan kelas regional.

Konsep 'burung pemangsa' ini menganut konsep biomimikri, atau meniru desain dan sistem yang terdapat di alam, untuk membayangkan seperti apa bentuk pesawat masa depan. Dalam desain konsep itu, sambungan sayap ke badan pesawat mencerminkan lengkungan anggun dan aerodinamis milik elang.

RAF FAIRFORD | This is the #design spec of conceptual airliner #BirdofPrey unveiled at #RIAT19 #Airbus #aviation #future #engineers #HighValueDesign @airtattoo @GREATBritain @AeroSociety @TheIET @TheAirLeague @UKAeroInstitute pic.twitter.com/QX5EzrpTJk

— Airbus In The UK (@AirbusintheUK) July 19, 2019


Ujung sayapnya mengecil seperti sayap burung. Bagian ekornya terlihat seperti kipas berbulu yang dikontrol secara individual untuk meningkatkan stabilitas pesawat.

Konsep ini adalah bagian dari upaya Airbus untuk menginspirasi generasi baru insinyur ruang angkasa. Manajer senior di airbus Martin Aston menekankan pentingnya sektor dirgantara, berharap bahwa ide-ide besar seperti 'burung pemangsa' akan menarik perhatian orang.

The ‘#BirdOfPrey’ is taking wing! This sleek new concept takes inspiration from eagles to create a hybrid-electric design with individually controlled feathered wings. We’re always looking for pioneering new ideas – what would your aircraft be inspired by? https://t.co/HOfecb8X06 pic.twitter.com/0zXOr5znJv

— Airbus (@Airbus) July 19, 2019

"Salah satu prioritas bagi seluruh industri adalah bagaimana membuat penerbangan lebih berkelanjutan, lebih bersih, lebih hijau, dan lebih tenang daripada sebelumnya. Kami belajar dari proyek A350 XWB bahwa melalui biomimikri, alam memiliki beberapa pelajaran terbaik yang bisa kita pelajari untuk desain yang lebih baik," ujar Aston.

Konsep 'burung pemangsa' diperkenalkan dengan dukungan dari kampanye Inggris HEBAT, masyarakat aeronautika kerajaan, liga udara, lembaga teknik, dan lembaga teknologi, dan teknologi ruang angkasa. 



Komentar