TEKNOLOGI

Begini Kapal Amfibi Masa Depan AL AS

Selasa, 12 Mei 2020 11:00
Penulis : Remi
Begini Kapal Amfibi Masa Depan AL AS

Sumber: The Drive

Angkasa.news - Angkatan Laut AS berencana membeli 30 Kapal Perang Amfibi Ringan (Light Amphibious Warships/LAW) baru yang berukuran jauh lebih kecil dan lebih murah untuk dioperasikan daripada armada kapal amfibi yang saat ini beroperasi.

Saat ini pihak AL AS tengah mengkaji desain kapal masa depan tersebut. Beberapa sumber menyebutkan, kapal-kapal ini akan menjadi komponen penting untuk mendukung rencana dan doktrin baru dari Korps Marinir AS.

AL AS saat ini masih dalam tahap pengumpulan informasi, tetapi sudah memiliki beberapa persyaratan utama untuk setiap desain kapal amfibi yang potensial. Perkiraannya, kapal itu akan memiliki panjang keseluruhan sekitar 61 meter dan memiliki ruang kargo sekitar 2.400 meter persegi.


Setiap kapal akan diawaki paling banyak oleh 40 kru dan dapat menampung setidaknya 75 personel Korps Marinir.

Seperti kapal pendarat konvensional, kapal amfibi masa depan ini harus mampu meluncur di atas pasir, kerikil, serpihan, batu kecil, dan perairan landai buatan manusia. Ia harus dapat mengerahkan semua kendaraan dan alutsista Korps Marinir, seperti howitzer dan trailer peralatan, ke pantai dengan setidaknya dua setengah persen gradien.

AL AS juga mensyaratkan agar kapal amfibi harus mampu melakukan operasi laut terbuka dalam kondisi hingga Sea State 5. 

Artinya, kapal harus stabil di kondisi laut dengan gelombang antara 2,5 hingga 4 meter. Angkatan Laut menginginkan kapal-kapal itu dapat berlayar dengan kecepatan 14 knot dan memiliki jangkauan maksimum 3.500 mil laut. 

Untuk mempersingkat waktu pengembangan, pihak Angkatan Laut bersedia mengadaptasi desain kapal komersial yang saat ini sudah ada. Tujuannya, agar mereka dapat fokus pada desain yang matang, berisiko rendah, murah, sehingga membuatnya lebih cepat dan lebih mudah untuk dibangun.

AL AS mengatakan, pihaknya tertarik untuk memberikan setidaknya satu kontrak desain awal pada akhir tahun ini dengan harapan bahwa pihaknya dapat mulai membeli kapal yang sebenarnya pada awal 2022.

Rencana jangka panjang AL AS sangat berfokus pada kemampuan mengerahkan marinir dengan cepat ke wilayah tertentu, seperti pada satu gugus pulau, membangun pos terdepan, melakukan operasi, dan kemudian dengan cepat memindahkan pasukan itu ke lokasi berbeda di wilayang yang sama.

Ide dasarnya, pola operasi ini akan mengacaukan perencanaan respons lawan, mengurangi kerentanan Marinir terhadap serangan balik, dan juga memaksa musuh untuk menyebar aset mereka di area yang luas.

Kapal amfibi kecil sangat penting untuk menggerakkan elemen-elemen ini dan menjaga pasukan dalam kondisi siap tempur.

Salah satu desain kapal amfibi ringan yang ditaksir AL AS.



Komentar