TEKNOLOGI

AS Berhasil Luncurkan Pesawat Super Rahasia X-37B

Senin, 18 Mei 2020 11:00
Penulis : Remi
AS Berhasil Luncurkan Pesawat Super Rahasia X-37B

Sumber: USAF

Angkasa.news - Pesawat ruang angkasa X-37B dikabarkan kembali terbang pada hari Minggu (17/5/2020) pagi waktu Florida AS. Pesawat itu digendong oleh roket United Launch Alliance Atlas V.

Awalnya, penerbangan ini akan digelar hari Sabtu, namun lantaran angin yang terlalu kencang di Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral, Florida maka Boeing terpaksa harus memundurkan sehari rencana itu. Roket Atlas V akhirnya meluncur sehari kemudian pada jam 9:14 pagi waktu setempat.

X-37B adalah pesawat yang dikembangkan dengan konsep pesawat ruang angkasa tak berawak, dapat digunakan kembali, mampu lepas landas secara vertikal dan mendarat secara horizontal. Angkatan Udara AS, yang saat ini memiliki dua unit X-37B sejak awal enggan mengomentari kemampuan dan peran yang dilakukan pesawat itu selama waktu di luar angkasa. Pihak AU AS hanya mengatakan bahwa X-37B digunakan untuk eksperimen ilmiah.


"Kami telah belajar banyak dari X-37," Kepala Jenderal Operasi Ruang Angkasa John Raymond mengatakan kepada sekelompok kecil wartawan menjelang peluncuran. 

Streaming video langsung dari peluncuran menunjukkan Atlas V terangkat ke luar angkasa dan pemisahan tahap pertama roket dari tahap atas Centaur. Namun, video itu baru dirilis beberapa waktu setelahnya karena tingkat kerahasiaan yang sangat tinggi. .

"Ini adalah misi rahasia, termasuk juga tentang rincian kendaraan itu sendiri, misi yang akan dilakukannya di orbit dan dimana pun ia berada," ujar CEO Tory Bruno, pejabat eksekutif United Launch Alliance (ULA).

Peluncuran hari Minggu menandai dimulainya misi keenam X-37B, yang akan melibatkan lebih banyak eksperimen daripada misi sebelumnya berkat modul operasional baru yang ditambahkan di bagian belakang kendaraan.

Sebagian kecil misi yang diinformasikan ke publik adalah soal rencana X-37B yang akan membawa satelit kecil FalconSat-8, sebuah satelit yang dikembangkan oleh Akademi Angkatan Udara AS dan membawa lima muatan eksperimental. 

Dalam ekspedisi terakhirnya yang tuntas pada Oktober 2019 lalu, X-37 menghabiskan 780 hari pemecahan rekor di orbit, dengan total 2.865 hari di semua misi.

 



Komentar