TEKNOLOGI

Anda Pemerhati Pertahanan, Silakan Bergabung dengan Jakarta Defence Studies

Jumat, 08 November 2019 19:15
Penulis : Beny Adrian
Anda Pemerhati Pertahanan, Silakan Bergabung dengan Jakarta Defence Studies

Tiga pendiri Jakarta Defence Studies. Dari kiri ke kanan: Ade Marboen, Novan Iman Santosa, Edna C Patissina. Sumber: angkasa.news/ beny adrian

Angkasa.news - Komunitas pemerhati pertahanan Indonesia akan semakin mendapat ruang dengan bertambahnya lembaga kajian pertahanan terbaru. 


Jika biasanya pembentukan lembaga kajian pertahanan diprakarsai oleh lembaga pendidikan, akademisi, institusi pertahanan atau purnawirawan TNI, kali ini justru wartawan.

Digawangi oleh tiga wartawan senior yang biasa melakukan peliputan di lingkungan pertahanan, berdirilah Jakarta Defence Studies (JDS) pada November 2019. Ketiganya adalah Ade Marboen (Antara), Novan Iman Santosa (Jakarta Post), dan Edna C Patissina (Kompas).

Sebagai penanda terbentuknya JDS, mereka pun menggelar seminar pertahanan di Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jakarta Pusat, Kamis (7/11). Seminar mengambil tema “Peran Industri Pertahanan Swasta Nasional Dalam Menunjang Pertahanan Nasional dan 10 Tahun Revitalisasi Industri Pertahanan”. 

"Seminar ini menandai terbentuknya JDS," aku Marboen kepada angkasa.news.

Dalam sambutannya saat pengukuhan berdirinya JDS setelah seminar selesai, Novan mengatakan bahwa pembentukan JDS didasari atas kepedulian mereka terhadap masalah pertahanan Indonesia.

Sebagai lembaga kajian, JDS akan melaksanakan aktivitas diskusi rutin setiap bulan. Forum diskusi bulanan akan mendatangkan para ahli di bidang pertahanan.

"Bisa juga dalam bentuk FGD (focus group discussion)," ujar Marboen.

Karena berlatar belakang wartawan, mereka pun akan membentuk kelas khusus dengan peserta awak media.

"Untuk memberikan bekal pengetahuan lebih dalam kepada rekan-rekan wartawan," ujar Marboen. Tentu ini bentuk kepeduliaan JDS terhadap kualitas para pemburu berita.

Dalam hal keanggotaan, JDS terdiri dari tiga kelompok. Yaitu pendiri, master (ahli), dan anggota biasa. JDS membuka kesempatan kepada siapapun untuk menjadi anggota.

Kehadiran Jakarta Defence Studies tentu tidak hanya akan menjadi lembaga diskusi, namun lebih jauh diharapkan akan menjadi mitra pemerintah dalam mengambil keputusan terkait pertahanan. 



Komentar