TEKNOLOGI

2 Helikopter Masa Depan Sikorsky Unjuk Kebolehan Demi Merebut Hati Petinggi AS

Jumat, 21 Februari 2020 15:00
Penulis : Remi
2 Helikopter Masa Depan Sikorsky Unjuk Kebolehan Demi Merebut Hati Petinggi AS

Sumber: Lockheed Martin

Angkasa.news - Dua helikopter eksperimental buatan Sikorsky, yang saat ini menjadi bagian dari Lockheed Martin,  terbang bersama untuk pertama kalinya dalam demonstrasi publik pada Kamis (20/2/2020) di fasilitas uji penerbangan perusahaan di West Palm Beach, Florida, AS.

Salah satu yang ditunggu kebolehannya adalah helikopter koaksial Sikorsky-Boeing SB-1 Defiant. Helikopter itu membuat debut dengan terbang mencapai kecepatan jelajah 140 knot dan menunjukkan kelincahannya di kecepatan rendah dengan tingkat kebisingan yang juga lebih rendah dibanding helikopter konvensional. 

Presiden Sikorsky Dan Schultz mengatakan bahwa penerbangan Defiant ini mewakili investasi hampir 500 juta dolar AS dalam lebih dari 12 tahun masa pengembangannya. Sejak penerbangan pertama pada Maret 2019 lalu, Defiant telah mencatat waktu penerbangan 24 jam di 13 penerbangan. 


Menurut pilot uji coba Sikorsky, Bill Fell, pesawat harus mencapai kemampuan kecepatan maksimum sekitar 250 knot dalam beberapa bulan ke depan. Helikopter itu juga akan menunjukkan kemampuannya untuk mencapai kecepatan 200 knot di ketinggian 100 hingga 50 kaki di atas tanah.

Selain Defiant, S-97 Raider melakukan manuver dan mencapai kecepatan jelajah 180 knot di hadapan para tamu. Walaupun pengembangan Raider masih membutuhkan waktu lebih lama ketimbang Defiant, namun Sikorsky menaruh harapan besar pada produknya ini.

Defiant sendiri adalah penawaran tim gabungan Sikorsky-Boeing untuk program Future Long-Range Assault Aircraft (FLRAA). Angkatan Darat AS menargetkan FLRAA akan bisa aktif beroperasi pada tahun 2030.

Baik SB-1 Defiant maupun S-97 Raider dikembangkan sebagai helikopter berkonsep koaksial, dimana heli itu dilengkapi dengan dua set baling-baling yang tiap setnya dilengkapi empat bilah baling-baling.

Tidak seperti helikopter konvensional yang baling-baling di bagian buntutnya menghadap ke samping, baling-baling di buntut Defiant dan Raider didesain menghadap ke belakang untuk menambah daya angkat dan kecepatannya.

Sikorsky sebenarnya lebih dahulu mengembangkan S-97 Raider yang awalnya diberi nama helikopter X-2, namun dalam perkembangannya Sikorsky bergabung dengan Boeing untuk mengembangkan SB-1 Defiant

Sementara SB-1 Defiant terus dikembangkan, Sikorsky akhirnya tetap meneruskan pembangunan Raider.

 



Komentar



Sign Up for Our Newsletters
Get awesome content in your inbox every week.