SEJARAH

Yang Belum Tahu Pesawat Hercules Pernah Mendarat di Kapal Induk, Ini Kisahnya

Sabtu, 01 Juni 2019 09:00
Penulis : Beny Adrian
Yang Belum Tahu Pesawat Hercules Pernah Mendarat di Kapal Induk, Ini Kisahnya

Pesawat KC-130 Hercules lepas landas dari USS Forrestal dengan pilot Lt. James H. Flatley. Sumber: U.S. Navy photo

Angkasa.news - Nggak kebayang pasti kan pesawat sebesar C-130 Hercules beroperasi di kapal induk? Tapi itu terjadi, loh

Peristiwa yang boleh dibilang ajaib ini memang sudah lama terjadi. Persisnya tahun 1963, sebuah pesawat KC-130F (versi tanker) nomor seri 149798, tercatat sebagai pesawat terberat yang pernah beroperasi dari dan ke kapal induk USS Forrestal (CVA-59).

Momen langka ini terjadi pada 30 Oktober 1963.

Beroperasi dengan berat bervariasi dari 85.000 lb sampai 121.000 lb (54.430 kg), Hercules ini sukses melaksanakan 29 kali touch-and-go, 21 kali pendaratan, dan 21 kali lepas landas.

Saat uji coba berlangsung, KC-130F diawaki Letnan James H. Flatley III, Lt.Cdr. W.W Stovall, ADR-1 E.F Brennan, dan test pilot dari Lockheed Martin, Ted Limmer, Jr.

Eksperimen yang sukses ini berlangsung di lautan yang relatif tenang di Atlantik Utara, 500 mil dari pantai Boston di Amerika Serikat. Kesuksesan ini menjadikan Hercules sebagai pesawat terbesar dan terberat yang pernah mendarat di kapal induk.

Rekor yang bertahan hingga hari ini.

Idea gila ini diberi sandi pesawat “Super Carrier Onboard Delivery” (Super COD).

Konsep COD lahir dari terbatasnya kemampuan dukungan logistik yang bisa dilakukan menggunakan pesawat. Pada awal 1960-an, pesawat yang digunakan untuk tugas ini adalah Grumman C-1 Trader, pesawat twin piston-engine dengan payload terbatas serta jangkauan hanya 300 mil.

Oleh Chief of Naval Operations diperintahkan untuk menilai kemungkinan menggunakan pesawat lebih besar untuk beroperasi di kapal induk USS Forrestall.

Guna makin menyemangati dan menggambarkan kehebatan Hercules saat uji terbang, sebuah kalimat “Look Ma, No Hook” dituliskan di sisi kanan pesawat.

Data yang berhasil dikumpulkan AL AS selama pengujian menunjukkan bahwa C-130 Hercules mampu membawa 25.000 pon barang, terbang sejauh 2.500 mil dan tentu saja mendarat di kapal induk.

Meskipun tidak ditemui halangan apapun saat itu, ide ini tidak dilanjutkan. Karena C-130 terlalu besar untuk dimasukkan ke hangar-deck ataupun di dek atas kapal induk.

Hasil akhirnya, AL AS memutuskan menggunakan pesawat yang lebih kecil untuk misi COD. Namun atas usaha hebatnya, AL AS menganugerahi Letnan James H. Flatley III medali Distinguished Flying Cross.



Komentar