SEJARAH

Khu-Khoo-Ree Alias Kukri, Senjata Legendaris Pasukan Gurkha dari Kaki Himalaya

Rabu, 11 Desember 2019 17:55
Penulis : Beny Adrian
Khu-Khoo-Ree Alias Kukri, Senjata Legendaris Pasukan Gurkha dari Kaki Himalaya

Kukri menjadi senjata yang sangat identik dengan Gurkha. Sumber: MoD/British Army

Angkasa.news - Never draws his blade without drawing blood. Legenda itulah yang ditakuti musuh dari pasukan Gurkha yang sangat terkenal dari Inggris. Ngeri membayangkan digorok Gurkha dengan Kukrinya.

Cerita itu pula yang sedikit banyak menyelamatkan Inggris dalam Perang Falkland dan dari Jepang dalam Perang Dunia II.

Waktu Falkland, Inggris yang cerdik menggelar psy-war dengan menebar leaflets dari udara bergambar Gurkha dengan Kukri di tangan. Konon, sejumlah tentara Argentina memilih kabur ketimbang harus menghadapi Gurkha dalam Perang Malvinas.

Kukri atau bisa juga disebut Khukuri adalah pisau lengkung khas Nepal. Kukri merupakan simbol pejuang Gurkha. Kukri tertua diketahui berada di museum kesenjataan di Kathmandu kepunyaan Raja Drabya Shah, King of Gorkha pada 1627.

Ketika pada 1767 Prithwi Naraayan Shah, King of Gorkha, menginvasi lembah Nepal, pasukannya terlihat membawa Kukri.

Bentuk Kukri memang unik dengan lengkungan sekitar 20 derajat meskipun beberapa contoh memperlihatkan lengkungannya lebih curam.

Panjangnya bisa 30 cm dan lebar 3-10 cm dan meruncing ke sisi dari garis tepi bagian atas yang lebar. Biasanya memiliki punggung sangat tebal dan pada beberapa contoh terlihat seperti gabungan kampak dan pisau.

Kukri tradisional memiliki pegangan dari kayu keras, tanduk kerbau atau kuningan. Mungkin karena alasan bahan baku, saat ini banyak juga yang membuatnya dari aluminium.

Kukri sebenarnya harus dilafalkan dengan khu-khoo-ree, walau khukuri atau khookree sudah dianggap benar. Karena pengucapan bagian tengahnya sangat sulit didengar oleh english-speakers, jadilah Khukri atau Kukri jadi penyebutan umum.

Kukri digunakan Gurkha dalam Anglo-Nepal War serta PD I dan PD II. Orang Nepal biasanya sudah menggunakannya begitu menginjak usia lima tahun.

Di Nepal, pembuat pisau ini disebut Kamis. Mereka menempati kasta tinggi (untouchable caste). Gurkha yang menggunakan Kukri sebagai fighting knife semasa bertugas untuk Inggris, berasal dari kasta Khishatrya (Warrior). Khishatrya bisa disamakan dengan Shah di Persia.

Kukri yang sempurna mestilah seimbang ketika ditumpukan di satu titik. Kukri adalah senjata sangat efektif, yang dengan mudah mampu memotong lengan atau kepala manusia hanya dengan sekali sabetan lalu menariknya hingga putus.

Walau sedikit mirip bumerang, Kukri tidaklah didesain sebagai senjata lempar. Kukri efektif jika memiliki panjang keseluruhan sekitar 16-18 inci (sekitar 38-40 cm) dan berat antara 1-2 pon.

Jika terlalu besar tidak mudah membawanya, kecuali untuk koleksi.

Untuk keperluan seremoni, Kukri bisa memiliki panjang 70 cm. Seremoni dimaksud adalah acara pemotongan kerbau.

Gurkha memiliki motto yang sangat terkenal berbunyi: Khathar Hunnu Bhanda Marhu Ramro (Lebih Baik Mati Daripada Jadi Seorang Pengecut).



Komentar