SEJARAH

8 Hal yang Jarang Diketahui Tentang Misi Pendaratan Manusia di Bulan

Selasa, 23 Juli 2019 18:00
Penulis : Remigius Septian
8 Hal yang Jarang Diketahui Tentang Misi Pendaratan Manusia di Bulan

Sumber: NASA

Banyak misteri tersisa dalam misi pendaratan manusia di bulan, dari konspirasi CIA sampai rencana meninggalkan para astronot di bulan untuk selamanya.

 

Angkasa.news - Tanggal 21/7/2019 kemarin merupakan peringatan 50 tahun misi Apollo 11, misi pendaratan manusia di bulan yang membawa manusia ke bulan. Walau kisah itu diceritakan berulang kali, namun tetap saja ada banyak hal yang tidak banyak kita ketahui.

Misi mendarat di bulan itu kerap dikaitkan dengan teori konspirasi tentang program Apollo, dari teori soal bulan palsu, hingga keterlibatan CIA dalam misi itu.

8. Ada rencana untuk meninggalkan para astronot di bulan

Dalam misi Apollo 11, sebuah pidato telah disiapkan untuk Presiden Nixon berjudul "In the Event of Moon Disaster". Pidato ini rencananya akan dibaca di televisi jika para astronot terdampar di bulan.

Jika pada saat itu para astronot mengalami kendala besar saat berada di bulan, tim pengendalian misi akan berhenti berkomunikasi dengan para astronot. Presiden akan menelepon masing-masing calon janda, dan kemudian berpidato seperti ini:


"Takdir telah menahbiskan bahwa orang-orang yang pergi ke bulan untuk menjelajah dengan damai akan tetap di bulan untuk beristirahat dengan tenang. Orang-orang pemberani ini, Neil Armstrong dan Edwin Aldrin, tahu bahwa tidak ada harapan untuk mengembalikan mereka. Tetapi mereka juga tahu bahwa ada harapan bagi umat manusia dalam pengorbanan mereka.”

"Kedua orang ini menyerahkan hidup mereka dalam tujuan paling mulia umat manusia, pencarian kebenaran dan pemahaman. Mereka akan diratapi oleh keluarga dan teman-teman mereka, mereka akan diratapi oleh bangsa mereka, mereka akan diratapi oleh orang-orang di dunia, mereka akan diratapi oleh Ibu Pertiwi yang berani mengirim dua putranya ke tempat yang tidak diketahui.”

"Dalam penjelajahan mereka, mereka menggerakkan orang-orang di dunia untuk menjadi satu, dalam pengorbanan mereka, mereka mengikat lebih erat persaudaraan manusia. Pada zaman kuno, manusia memandang bintang-bintang dan melihat pahlawan mereka di rasi bintang. Di zaman modern, kita melakukan hal yang sama, tetapi pahlawan kita adalah benar-benar manusia dari daging dan darah.”

"Orang lain akan mengikuti, dan pasti akan menemukan jalan pulang. Pencarian manusia tidak akan ditolak. Tetapi orang-orang ini adalah yang pertama, dan mereka akan tetap menjadi yang terdepan di hati kita.”

7. Aroma bulan

Jack Schmitt, orang terakhir yang pernah berjalan di bulan sebagai bagian dari misi Apollo 17 melaporkan bahwa bulan itu ternyata sekilas beraroma seperti  adalah bubuk mesiu bekas pakai.

Menurut Schmitt, bau ini disebabkan oleh membran hidung para astronot yang bereaksi terhadap debu bulan yang bermuatan listrik tinggi.

6. Para kru harus berhadapan dengan Bea Cukai ketika kembali ke AS

Surat pabean yang dikeluarkan oleh Bea dan Cukai AS. Sumber: NASA

Hukum alam terbukti dapat dilewati oleh kru Apollo 11, tetapi tidak ada yang bias melewati Bea Cukai AS. Ketiga astronot harus menyatakan bahwa mereka mengimpor batuan bulan dan sampel debu bulan.

Deklarasi tersebut benar-benar asli dan dibuat tidak lama setelah para kru mendarat di tengah Samudra Pasifik.

5. Bendera tidak sengaja terjatuh

Ketika modul pendarat Eagle terangkat dari permukaan bulan, knalpot dari mesinnya menyebabkan bendera AS yang telah ditancapkan oleh kedua astronot itu roboh. Misi Apollo selanjutnya bertugas untuk menancapkan kembali bendera AS lebih jauh dari modul pendaratan.

4. Armstrong memutus sakelar ke pemutus sirkuit dan Aldrin menggunakan pena untuk menyelamatkan mereka

Ketika Armstrong dan Aldrin kembali ke modul bulan, Armstrong tanpa sengaja menyenggol sakelar pemutus sirkuit yang menyambungkan sistem pendukung yang besar di ranselnya.

Sakelar itu penting untuk mengaktifkan mesin pendakian yang akan menerbangkannya kembali ke orbit Bumi. Ketidaksengajaan Amstrong ini sangat berpotensi membuat mereka terdampar di bulan. Selamanya.

Aldrin kemudian menemukan sebuah pena yang ia gunakan untuk menggunakan pemutus sirkuit dan memicu mesin pendakian. Alat itu bekerja dan pena penyelamat tersebut sekarang dipajang di Museum Penerbangan di Seattle.

3. Salah satu astronot yang percaya pada alien

Edgar Mitchell, salah satu astronot pada misi Apollo 14. Sumber: NASA

Edgar Mitchell, pilot modul bulan untuk Apollo 14, secara terbuka menyatakan bahwa ia secara pribadi yakin 90% bahwa banyak laporan tentang kehadiran benda terbang tak dikenal (UFO) justru merupakan laporan dari “pengunjung dari planet lain".

Mitchell telah bertemu pejabat dari negara-negara asing yang memiliki pertemuan pribadi dengan makhluk asing, dan menyarankan agar pemerintah menutupi kontak semacam itu.

2. Kaset rekaman asli pendaratan Apollo 11 hilang

Kaset asli yang merekam pendaratan Apollo 11 telah hilang selama beberapa dekade bersama dengan ratusan kotak pita magnetik yang menyimpan data program Apollo.

Inilah yang kemudian mendorong timbulnya  teori konspirasi  bahwa misi Apollo 11 itu adalah kabar bohong. Selain itu, teori konspirasi lainnya mengatakan bahwa kaset rekaman yang hilang itu sebenarnya dicuri oleh Uni Soviet.

Pada peringatan 40 tahun peluncuran Apollo 11, tim internasional yang berusaha menemukan kaset itu melaporkan bahwa kaset-kaset itu telah digunakan kembali secara tidak sengaja sehingga isinya tertimpa dengan rekaman lain.

Namun selama pencarian, mereka menemukan salinan yang berkualitas lebih tinggi. NASA kemudian merilis sekitar tiga jam dari rekaman ini.

1. CIA terlibat dalam program Apollo

Teori konspirasi yang menuduh bahwa Central Intelligence Agency (CIA) memproduksi pendaratan di bulan untuk mempermalukan Soviet Rusia sepenuhnya akurat.

Namun mereka melakukannya di misi Apollo 8. Misi ini memang ditugaskan oleh CIA untuk tujuan propaganda.

 

NASA merilis rekaman asli misi Apollo 11 yang berdurasi 3 jam lebih. 



Komentar