HOT NEWS

Uni Emirat Arab Cari 2 Astronot Muda untuk Terbang ke ISS dan Mars

Kamis, 18 Juni 2020 15:00
Penulis : Remi
Uni Emirat Arab Cari 2 Astronot Muda untuk Terbang ke ISS dan Mars

Dua astronot pertama UEA, Hazzaa AlMansoori dan Sultan AlNeyadi. Sumber: Gagarin Cosmonaut Training Center

Angkasa.news - Kurang dari setahun setelah mengirim dua astronot pertamanya ke luar angkasa dengan kapsul Rusia, Uni Emirat Arab (UEA) kini mulai mencari astronot angkatan ke dua.

Uniknya, pemerintah UEA mencari kandidat astronot lewat sebuah aplikasi yang saat ini tengah dikembangkan.

Dua astronot pertama UEA, Hazzaa AlMansoori dan Sultan AlNeyadi, saat ini tengah memasuki tahap pelatihan baru. Sukses dengan misi pertama tahun lalu, UEA langsung ingin menambah dua astronot lain yang lebih muda.


Ketika program ini dibuka, pemerintah telah menerima lebih dari 4.300 lamaran. Seleksi kandidat seharusnya sudah dilakukan sejak Januari lalu, namun pemerintah merombak prosedur rekrutmen lantaran pandemi COVID-19 yang berkelanjutan.

"Kami pemain baru dalam program Stasiun Antariksa Internasional (ISS)," ujar Salem AlMarri, kepala program astronot UEA di Pusat Antariksa Mohammed bin Rashid. 

UEA mulai terbang dengan pesawat antariksa pada September 2019, ketika AlMansoori meluncurkan penerbangan selama seminggu ke stasiun ruang angkasa sebagai peserta pesawat ruang angkasa melalui kesepakatan dengan Rusia. Ia dan AlNeyadi, saat ini adalah anggota korps astronot UEA yang pertama.

Di misi pertamanya, astronot hanya melintas di luar angkasa di sekitaran UEA dan wilayah Timur Tengah.

Saat ini, badan antariksa UEA berencana untuk mengirim AlMansoori dan AlNeyadi dalam misi ke ISS. Tujuan panjangnya, UEA ingin memperpanjang masa tinggalnya di stasiun ruang angkasa.

UEA memilih kapsul Soyuz milik Rusia karena hingga tahun lalu, hanya Rusia yang membuka kesempatan untuk manusia terbang ke luar atmosfer Bumi.

Setelah akhir Mei lalu SpaceX yang dikembangkan perusahaan milik Elon Musk berhasil mengirim manusia ke stasiun luar angkasa, tidak menutup kemungkinan UEA akan mengirim astronotnya dengan platform itu.

"Kendaraan komersial AS saya pikir adalah bagian besar dari masa depan," kata AlMarri. 

Tujuan jangka panjang UEA dalam perekrutan astronot baru ini tidak sebatas mampir di ISS, tapi malah meluncurkan misi antarplanet pertama ke Mars.



Komentar