HOT NEWS

TNI AU Berduka, Marsekal (Pur) Sukardi Wafat dalam Usia 88 Tahun

Jumat, 19 Juni 2020 21:10
Penulis : Beny Adrian
TNI AU Berduka, Marsekal (Pur) Sukardi Wafat dalam Usia 88 Tahun

Marsekal (Pur) Sukardi. Sumber: angkasa.news/ beny adrian

Angkasa.news - Innalillahi wainnailaihi rojiun. Kabar duka datang dari purnawirawan TNI AU yang pernah menjadi KSAU. Dilaporkan bahwa Marsekal (Pur) Sukardi wafat dalam usia 88 tahun. 


Almarhum menghembuskan napas terakhir pada hari Jumat, 19 Juni 2020 pukul 19 50 di RS Mayapada Lebak Bulus, Jakarta.

Sukardi adalah KSAU kedelapan yang menjabat dari 26 November 1982 hingga 11 April 1986.

Marsekal (Pur) Sukardi lahir di Bojonegoro pada 1931 dari pasangan Prawirodiredjo dan Saodah.

Setelah diterima AURI tahun 1951 dan dilantik sebagai penerbang tahun 1953, Sukardi menjalani pengabdiannya sebagai penerbang transpor.

Dari pesawat C-47 Dakota, kemudian transisi ke Ilyushin Il-14 tahun 1958 dan melanjutkan transisi ke pesawat C-130 Hercules pada 1961.

Menurut Marsekal (Pur) Saleh Basarah, Sukardi adalah penerbang Hercules generasi pertama yang dilatih di dalam negeri oleh instruktur AURI sendiri.

“Pak Kardi perwira yang perfectionist, disiplin, tertib aturan dan selalu rapih dalam berpakaian,” kenang Saleh Basarah. Sukardi dikenal bersahabat baik dengan Jenderal Benny Moerdani. 

"Hanya saja saya tidak pernah ditugaskan membawa Hercules ke Amerika, pernah diajukan tapi kemudian digantikan orang lain," kenang Sukardi kepada angkasa.news beberapa tahun lalu.

Menurut Sukardi, kesempatan menerbangkan Hercules ke Amerika biasanya dilakukan dalam rangka overhaul. Saat itu banyak penerbang berharap dapat kesempatan menerbangkan pesawat Hercules ke Amerika.

Sukardi kenyang pengalaman operasi militer. Mulai dari operasi PRRI/Permesta, Trikora, dan Dwikora. Ia menjadi saksi mata penerjunan pasukan PGT dan RPKAD dalam operasi Trikora dalam merebut Irian Barat tahun 1962.

Bagi penerbang TNI AU yang menyandang call sign Jupiter yang bergengsi karena hanya instruktur penerbang yang berhak menggunakan nama ini.

Perlu diketahui bahwa nama itu diciptakan oleh Sukardi dalam sebuah obrolan santai pada Oktober 1960 bersama Kapten Pnb Suyitno, Lettu Pnb Saputro, dan Kapten Pnb Iskandar di satu mobil kombi Mercedes Benz biru.

Selamat jalan Marsekal (Pur) Sukardi.



Komentar



Sign Up for Our Newsletters
Get awesome content in your inbox every week.