HOT NEWS

Tidak Ada Aksi Lempar Topi, Danlanud Adisucipto Tutup Sekbang Angkatan 97 dan PTTA-2

Minggu, 17 Mei 2020 13:15
Penulis : Beny Adrian
Tidak Ada Aksi Lempar Topi, Danlanud Adisucipto Tutup Sekbang Angkatan 97 dan PTTA-2

Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Bob Henry Panggabean menutup Sekbang Angkatan-97. Sumber: Lanud Adisucipto

Angkasa.news - Siswa Sekolah Penerbang Angkatan 97 harus menerima kenyataan, bahwa mereka akan menerima pengalaman berbeda dari para seniornya.


Tidak ada upacara militer yang megah dan meriah dihadiri segenap keluarga dan kerabat para perwira siswa dan dipimpin KSAU. Pun tidak ada drumband taruna AAU, terjun payung atau flypast pesawat tempur TNI AU dan aksi lempar topi.

Begitulah suasana Wisma Adisujtipto, Jumat (15/5/20) saat Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Bob Henry Panggabean menutup pendidikan Sekbang Angkatan 97 dan PTTA (Pesawat Terbang Tanpa Awak) Angkatan-2.

Meski upacara sangat sederhana namun tetap berlangsung khidmat. Upacara dilakukan dengan  mengutamakan protokol kesehatan Covid 19.

Upacara diawali pernyataan penutupan pendidikan oleh Danlanud Adisutjipto dilanjutkan pemberian ijazah kepada 45 siswa Sekbang Angkatan 97 Terpadu.

Mereka terdiri dari 43 siswa TNI AU, 2 siswa TNI AD serta 5 siswa PTTA Angkatan 2. 

Di akhir masa pendidikan ini, terpilih sebagai siswa terbaik Sekbang Angkatan 97 adalah Letda Lek Ravi Rahmat, S.Tr. (Han) untuk jurusan fix wing dan Letda Tek Sandro Imeldo S.Tr. (Han) untuk jurusan rotary wing.

Danlanud Adisutjipto menyampaikan beberapa pesan dan arahan kepada Siswa Sekbang 97. Di antaranya ucapan selamat dan rasa syukur dengan pencapaian prestasi ini. 

Meskipun dalam situasi pandemi Covid-19, namun siswa-siswi Sekbang 97 dan PTTA A-2 mampu berprestasi dan menorehkan keberhasilan menyelesaikan pendidikan dengan baik.

Kepada para calon penerbang, Danlanud menyampaikan bahwa kemampuan sebagai penerbang yang dimiliki saat ini, barulah merupakan dasar yang harus ditingkatkan dan dikembangkan secara berlanjut.

Peningkatan dan pengembangan profesi tentunya harus dilandasi tekad, motivasi dan semangat juang pantang menyerah, yang akan dilewati pada satuan baru  nanti.

Turut hadir Danwingdikterbang Kolonel Pnb Dedi Susanto, Kadisops, Kadislog, para Komandan Skadik dan komandan Satuan serta perwakilan Instruktur Penerbang.



Komentar