HOT NEWS

Ternyata, Boeing Kerahkan Sekaligus 3 Dreamlifter untuk Bantu Misi Covid-19 di AS

Kamis, 21 Mei 2020 20:56
Penulis : Beny Adrian
Ternyata, Boeing Kerahkan Sekaligus 3 Dreamlifter untuk Bantu Misi Covid-19 di AS

B747 Dreamlifter. Sumber: Boeing

Angkasa.news – Beruntunglah negara-negara besar yang memiliki industri pesawat supermaju di saat pandemik Covid-19. 


Seperti halnya Amerika Serikat, Perancis, dan Rusia, mengerahkan pesawat-pesawat berukuran besar untuk mengangkut alat-alat kesehatan dalam jumlah banyak dari satu tempat ke tempat lainnya. 

Halnya Boeing, tidak main-main mengerahkan sekaligus tiga pesawat B747 Dreamlifter untuk membantu mengambil alat-alat kesehatan dari China.

Disebutkan 150.000 APD diterbangkan ke Karolina selatan untuk dipakai para pahlawan medis.

Dalam sebuah penerbangan pertengahan bulan ini, Dreamlifter membawa lebih dari 150.000 kacamata pelindung mata dan pelindung wajah dari China ke Amerika Serikat.

Alat pelindung diri (APD) ini selanjutnya didistribusikan ke tim medis di Medical University of South Carolina dan digunakan untuk pengujian di seluruh negara bagian.

Dalam misi kemanusiaan ini, Boeing menyumbangkan biaya angkutan misi, sementara Atlas Air mengoperasikan penerbangan atas nama Boeing.

Boeing 747 Dreamlifter yang dikenal juga sebagai B747-400 Large Cargo Freighter (LCF), adalah pesawat kargo wide body andalan pabrikan Boeing untuk memenuhi kebutuhan internalnya. 

Dengan volume 1.840 meter kubik, Dreamlifter mempunyai kapasitas tiga kali pesawat kargo B747-400F.

Pesawat ini dibangun khusus untuk membawa komponen pesawat B787 Dreamliner dari beberapa ke pusat perakitan Boeing di AS. 

Boeing Commercial Airplanes mengumumkan pada 13 Oktober 2003 keperluan memiliki pesawat kargo untuk mengangkut komponen B787 yang berukuran besar.

Menurut mereka, pengiriman melalui jalur laut terlalu lama sehingga angkutan udara menjadi pilihan tempat untuk mengangkut suku cadang untuk perakitan Boeing 787 Dreamliner.

Komponen B787 dianggap terlalu besar untuk kontainer laut standar termasuk menggunakan B747-400F, Antonov An-124, dan Antonov An-225. 

Maka tiga pesawat penumpang 747-400 dikonversi dengan konfigurasi “bengkak” untuk mengangkut bagian-bagian yang akan dirakit dari dari Jepang dan Italia ke Charleston Utara, Carolina Selatan, dan kemudian ke negara bagian Washington untuk perakitan akhir.

Konsep pengembangan B747 Dreamlifter mirip dengan Airbus Super Guppy dan Airbus A300-600ST Beluga yang juga digunakan untuk mengangkut bagian sayap dan badan pesawat.



Komentar