HOT NEWS

Tengok Kecanggihan F-16 TNI AU dengan Livery Terbaru Plus AMRAAM dan Sniper Pod

Senin, 20 April 2020 16:23
Penulis : Beny Adrian
Tengok Kecanggihan F-16 TNI AU dengan Livery Terbaru Plus AMRAAM dan Sniper Pod

F-16A/B Fighting Falcon Skadron Udara 3 TNI AU dengan tampilan baru. Sumber: IG @skadronudara3

Angkasa.news – Tampil ciamik dan lebih berotot layaknya atlet siap tanding. Begitulah penampakan pesawat tempur F-16A/B Fighting Falcon TNI AU di akun Instagram @skadronudara3.


Membaca caption foto ini, dituliskan begini: “Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh rakyat indonesia. Penantian panjang kita bersama selama kurang lebih 2 tahun akhirnya terbayarkan.”

Pesawat F-16 milik kita, terlahir kembali dari hasil karya tangan anak bangsa melalui program:

  1. (EMLU) Enhanced Mid-Life Update, yaitu program modifikasi untuk meningkatkan kemampuan avionik dan persenjataan pesawat.
  2. (Falcon STAR) Falcon Structural Augmentation Roadmap, merupakan program modifikasi struktur pesawat untuk memaksimalkan usia pesawat sampai 8.000 jam terbang.

"Ini merupakan kado ter-indah yang diberikan dihari Ulang Tahun Skadron Udara 3 pada 21 Maret dan ulang tahun TNI AU pada 9 April".

Pesawat F-16A/B EMLU merupakan upgrading dari F-16 Block 15 yang telah dioperasikan lebih 30 tahun sejak kedatangan pesawat pertama Desember 1989. 

Peningkatan kemampuan dilakukan pada sistem avionik dan sistem persenjataan yang membuat pesawat ini lebih mematikan.

Dari foto ini terlihat jelas perubahan tampilan F-16 pasca menjalani program upgrade EMLU dan Falcon STAR.

Mari kita lihat sosoknya dulu. Perubahan drastis pada tampilan pesawat yang sekarang menggunakan skema cat abu-abu Pewter (grey livery scheme). Sebelumnya armada F-16 memakai skema livery hijau Tosca.

Pewarnaan (livery) baru ini telah diterapkan pada pesawat pertama nomor seri TS-1610. Secara resmi diluncurkan pada 9 April sebagai bagian dari peringatan HUT TNI AU ke-74. 

Dengan badan pesawat menerapkan konfigurasi combat air patrol, tengok pula persenjataan yang digantung di ujung sayap pesawat. 

Selain rudal udara ke udara AIM-9X Sidewinder dan AIM-120C AMRAAM (Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile).

Namun menurut janes.com, rudal yang dipasang adalah versi latih (CATM, captive air training missile).

Namun apapun itu, ini menunjukkan bahwa TNI AU akan atau sudah memiliki rudal canggih ini.

Pada tahun 2016 mengutip antaranews.com, disebutkan bahwa Pemerintah AS menyetujui penjualan AIM-120C kepada Indonesia senilai 95 juta dolar AS. Disebutkan juga bahwa Indonesia meminta penjualan 36 rudal AMRAAM untuk TNI AU.

Tidak berhenti sampai di situ, melongok kolong pesawat maka kita akan menemukan alat penanda target Sniper EO/IR (electro-optical/infrared) yang diproduksi Lockheed Martin Missiles and Fire Control (LMMFC).

Sniper adalah tabung (pod) penargetan di pesawat tempur yang berfungsi memberikan identifikasi target positif, pelacakan otonom, koordinat GPS, dan memandu senjata secara akurat dari jarak jauh.

Rudal AIM-120C sendiri mampu menghantam target dari jarak 105 km.

TS-1610 adalah pesawat TNI-AU F-16 pertama yang menjalani program Falcon STAR dan EMLU. 

Sebagai bagian dari program peningkatan, badan pesawat diperkuat secara struktural, pemasangan sistem avionik dan senjata yang ditingkatkan, termasuk antena interogator untuk sistem IFF.

Pesawat F-16A/B TS-1610 adalah yang pertama yang menjalani program EMLU dan Falcon STAR. Pesawat sukses menjalani penerbangan perdana disaksikan KSAU Marsekal Yuyu Sutisna di apron Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Madiun, Selasa (18/2).

Ketika itu KSAU menjelaskan bahwa hingga tahun depan sepuluh pesawat F-16 akan selesai di-upgrade.

"Kita akan selesaikan pekerjaan ini hingga akhir tahun depan sepuluh pesawat, semua dikerjakan oleh teknisi kita," jelas Yuyu.



Komentar