HOT NEWS

Selangkah Lebih Dekat, Angkatan Udara Maroko Akan Terima 36 Heli Serang AH-64E Apache

Sabtu, 23 November 2019 12:15
Penulis : Beny Adrian
Selangkah Lebih Dekat, Angkatan Udara Maroko Akan Terima 36 Heli Serang AH-64E Apache

Helikopter serang AH-64E Apache. Sumber: US Army

Angkasa.news - Maroko semakin mendekati untuk menerima helikopter serang AH-64E Apache terbaru, kepastian ini terungkap sesuai rilis yang dikeluarkan Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS pada Rabu (20/11).

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan mengatakan bahwa Departemen Luar Negeri telah menyetujui kemungkinan penjualan 36 unit AH-64E dan peralatan terkait senilai 4,25 miliar dolar AS untuk Angkatan Udara Maroko.

Kesepakatan yang tertunda ini mencakup 24 Apache baru dengan opsi 12 lagi, serta 79 mesin T700-GE-701D dan 36 akuisisi target AN/ASQ-170 yang dimodernisasi serta NVG pilot AN/AAR-11 yang juga dimodernisasi.

Masih ditambah radar kendali penembakan, unit elektronik radar dan kapabilitas untuk tim tak berawak.

Penjualan ini akan meningkatkan kemampuan Maroko dan meningkatkan interoperabilitas dengan pasukan AS dan sekutu lainnya.

Kontraktor utama yang terlibat dalam program ini adalah Boeing, Mesa, AZ, dan Lockheed Martin.

AH-64E Apache adalah heli tempur yang dirancang untuk meningkatkan margin daya, keandalan, dan mematikan guna Apache adalah penempur yang aktif dalam operasi skala besar.

AH-64E adalah evolusi terkini dari Apache yang dirancang dan dilengkapi dengan arsitektur sistem terbuka termasuk komunikasi terbaru, navigasi, sensor dan sistem senjata.

AH-64E memiliki beberapa peningkatan dari pendahulunya.

Seperti Modernized Target Acquisition Designation Sight/Pilot Night Vision System yang ditingkatkan. Mencakup laser inframerah terintegrasi yang memungkinkan penunjukan target lebih mudah dan kemampuan pencitraan inframerah yang ditingkatkan.

Radar Kontrol Penembakan telah diperbarui dengan kemampuan beroperasi dalam mode maritim.

Kru memiliki kemampuan untuk menerima video sisten udara tak berawak (UAS) di kokpit, mengontrol sensor UAS dan mengarahkan jalur penerbangan UAS.

Selain tentunya bisa berbagi data terkait real-time situational awareness kepada pasukan di darat.

Angkatan Udara Kerajaan Maroko (RMAF) yang mengoperasikan semua aset penerbangan militer, saat ini tidak mengerahkan helikopter serang khusus.

Sebanyak 24 helikopter serang ringan Aerospatiale SA342L Gazero yang saat ini dioperasikan,  diperoleh pada tahun 1978 sehingga sudah saatnya harus diganti.



Komentar