HOT NEWS

Rusia Produksi 200 Sukhoi Superjet 100 Setelah Kecelakaan Fatal di Moskow

Rabu, 10 Juli 2019 11:00
Penulis : Remi
Rusia Produksi 200 Sukhoi Superjet 100 Setelah Kecelakaan Fatal di Moskow

Sumber: Sukhoi

Angkasa.news - Rusia berencana memproduksi setidaknya 200 unit pesawat Sukhoi Superjet 100 (SSJ 100). Hal ini diungkapkan Menteri Perindustrian Denis Manturov tak lama setelah terjadinya kecelakaan fatal SSJ 100 beberapa waktu lalu di Bandara Sheremetyevo Moskow. 

Sukhoi Superjet yang dioperasikan oleh maskapai Aeroflot terbang dari Moskow ke kota Murmansk di utara Rusia utara, terbakar pada 5 Mei ketika pesawat itu mendarat darurat di bandara Sheremetyevo Moskow. Kecelakaan ini menewaskan 41 orang.

Manturov, yang melakukan perjalanan dengan Superjet untuk perjalanan kerja mengatakan, permintaan terhadap pesawat buatan Rusia itu tetap tinggi. Kecelakaan pun tidak mengubah rencana produksi yang sudah disusun.

"Bencana itu tidak mempengaruhi pelanggan kami, baik potensial atau mereka yang sudah membuat kontrak," kata Manturov dalam wawancaranya dengan Reuters Senin (8/7/2019).

Detik-detik saat mesin Sukhoi Superjet 100 terbakar hebat saat mendarat di Moskow.


Namun demikian Manturov tidak memberikan target waktu untuk produksi 200 pesawat itu dan tidak mengatakan apakah pembeli tetap pada antrean produksi mereka. Saat ini pemesan terbesar SSJ 100 adalah Aeroflot dengan total pesanan 100 unit pesawat. Selain itu, Kom Airlines Thailand juga telah menandatangani kontrak untuk enam SSJ 100.

Rusia disebut-sebut telah menghabiskan Rp30 triliun untuk mengembangkan dan menyiapkan produksi Superjet yang telah beroperasi sejak 2011. Di tahun yang sama, SSJ 100 menabrak salah satu puncak Gunung Salak, Bogor dan mengakibatkan seluruh penumpang beserta awak kabinnya tewas. Ini merupakan kecelakaan fatal pertama bagi pesawat tersebut.

Hingga saat ini perusahaan milik negara itu telah menyelesaikan produksi sekitar 200 pesawat dengan kapasitas produksi 25-30 pesawat per tahunnya. 



Komentar