HOT NEWS

Perwira TNI dengan Segudang Prestasi Level Dunia, Mayor Kav. Adek Kurniawan Kembali Jadi yang Terbaik di Sesko Thailand

Kamis, 13 Agustus 2020 15:34
Penulis : Beny Adrian
Perwira TNI dengan Segudang Prestasi Level Dunia, Mayor Kav. Adek Kurniawan Kembali Jadi yang Terbaik di Sesko Thailand

Mayor (Kav) Adek Kurniawan. Sumber: Puspen TNI

Angkasa.News - Sudah tidak terhitung perwira TNI yang meraih prestasi akademik terbaik saat menempuh pendidikan di luar negeri. Nama-nama besar seperti Susilo Bambang Yudhoyono yang menjadi presiden Indonesia, adalah di antara perwira TNI yang meraih predikat terbaik di mancanegara. 


Baru lalu, generasi muda TNI kembali meneruskan jejak para senior mereka yang membawa nama harum bangsa.

Adalah Mayor (Kav) Adek Kurniawan, S.Sos. yang saat ini sedang menempuh Command and General Staff Course Angkatan ke-99 (CGSC 99) atau pendidikan setingkat Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Thailand.

Program CGSC dilaksanakan selama 19 bulan dengan tiga bagian pendidikan. Yaitu Sekolah Bahasa Thailand selama 6 bulan, Preparation and Orientation Course selama 6 minggu dilanjutkan Command and General Staff Course selama 12 bulan.

Pada akhir Juli 2020, Mayor Adek baru saja menyelesaikan Sekolah Bahasa Thailand. Hasilnya sungguh membanggakan, karena Mayor Adek memperoleh nilai indek prestasi kumulatif 4.00 (level intermediate) yang menempatkan sebagai peringkat 1 (lulusan terbaik).

Keberhasilan alumni Akademi Militer 2005 ini meraih nilai bahasa tertinggi yang notabene akademik, disempurkannya dengan meraih nilai Kesegaran Jasmani sempurna yaitu 100.

Selain saat ini tengah menempuh pendidikan di Bangkok, Mayor Adek juga sudah menempuh beberapa pendidikan lainnya terdahulu. Bahkan bisa dibilang semua tingkatan pendidikan dari Sekolah Dasar Kecabangan sampai dengan Sesko saat ini diraihnya di luar negeri.

Pengalaman tersebut antara lain pada 2012, Mayor Adek mengikuti pendidikan Armor Basic Officer Leadership Course (ABOLC) atau pendidikan setingkat Sekolah Dasar Kecabangan Kavaleri di Amerika Serikat. Waktu itupun Adek meraih predikat Commandant List yang berhak namanya dituliskan di Wall of Fame. Luar biasa, kan?

Berikutnya pada 2013-2014 (selama 6 bulan), Mayor Adek yang kelahiran Padang, Sumatera Barat ini menempuh pendidikan Einheitsführer Pantsertrupppen atau sekolah setingkat Komandan Kompi Kavaleri di Jerman, biangnya pasukan kavaleri dunia. 

Lagi-lagi menjadi yang terbaik, Adek meraih sekaligus 3 penghargaan. Antara lain Gold Leistungsabzeichen im Truppendienst (Brevet Level Gold) materi ketangkasan militer, Gold Deutshes Sportabzeichen atau (Brevet Level Gold) materi Ketangkasan Atletik, serta Gold Schützenschnur (Brevet Level Gold) materi menembak senjata laras panjang, laras pendek dan SMS.

Selanjutnya pada 2015-2016, Mayor Adek menempuh Pendidikan Lanjutan Perwira II di Fort Addison Cavalry Center Royal Thai Army, Saraburi, Thailand.

Pengalaman yang tidak kalah penting adalah saat menjadi Officer Grade-3 Desk Coordinator di Mission de l'Organisation des Nations unies pour la stabilisation en République
démocratique du Congo (MONUSCO) atau misi perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo pada rentang waktu 2017-2018 selama 1 tahun 2 minggu.

Dari beberapa pengalaman belajar dan operasi di luar negeri, suami dari Farlina Syafar yang berprofesi sebagai notaris ini mendapatkan kesempatan belajar beberapa Bahasa asing. 

Sampai dengan saat ini Adek menguasai empat bahasa asing dengan level yang berbeda, yaitu Bahasa Inggris level Advance, Bahasa Jerman level Intermediate, Bahasa Thailand level Intermediate dan Bahasa Perancis level Basic.

Pengalaman penugasan luar negeri Mayor Adek Kurniawan memang membanggakan. Setidaknya sejak 2010, ia sudah menjalankan penugasan internasional di 9 negara. Di lingkungan Yonkav TNI AD, ia di antaranya pernah menjabat Dankikavser-4/BS Kodam III/Siliwangi.  

Semoga dengan pengalaman dan ilmu yang sudah didapat, Mayor Adek dapat lebih banyak lagi meraih prestasi dan menggunakan kemampuannya untuk mengabdi kepada kecabangan
Kavaleri, TNI Angkatan Darat, TNI, dan tentu saja NKRI.



Komentar