HOT NEWS

Pertama Kalinya, Pilot Airline Diterima Sebagai Penerbang U-2 Dragon Lady 

Minggu, 17 Mei 2020 20:50
Penulis : Beny Adrian
Pertama Kalinya, Pilot Airline Diterima Sebagai Penerbang U-2 Dragon Lady 

Mayor Jeffrey Anderson di Beale Air Force Base, California, 5 Mei 2020. Sumber: USAF

Angkasa.news – Salah satu pesawat Angkatan Udara AS yang paling selektif dalam mencari penerbangnya adalah pesawat mata-mata U-2 Dragon Lady.


Tidak cukup pengalaman di kokpit pesawat tempur, karena itu penerbang U-2 selalu diambilkan dari USAF. 

Namun salah seorang penerbang US Air Force Reserve yang sudah pensiun dan terbang di airline, baru-baru ini dinyatakan memenuhi syarat untuk menerbangkan pesawat mata-mata U-2. 

Mayor Jeffrey Anderson dinobatkan sebagai penerbang pertama dari US Air Force Reserve yang diterima untuk menerbangkan Dragon Lady dalam sejarah Angkatan Udara.

U-2 dikenal sebagai pesawat tersulit untuk terbang di dunia. 

Pesawat ini telah menjadi rumah bagi sekitar 1.500 pilot sejak penerbangan pertama tahun 1955. Dan 65 tahun, orang pertama US Air Force Reserve akan duduk di kokpit pesawat hitam ini.

Tentu Mayor Jeffrey Anderson bukan pilot sembarangan.

Ia adalah penerbang dari 99th Reconnaissance Squadron yang berada di bawah 9th Reconnaissance Wing yang ditempatkan di Pangkalan Angkatan Udara Beale, California. Skadron ini memang mengoperasikan U-2.

"Saya mendaftar untuk program U-2 saat bertugas aktif, dan kemudian beralih ke cadangan (reserves)," kata Anderson. 

"Dua tahun terakhir saya terbang untuk Delta Air Lines dan kemudian mengambil istirahat dua tahun, namun sekarang saya kembali untuk menerbangkan U-2 sebagai Reservist," akunya bangga.

Kembali ke tugas aktif dari status Cadangan bukanlah hal yang mudah. 

Karena Anderson dapat kembali menerbangkan U-2 setelah melalui program rekualifikasi.

“Sangat menyenangkan memiliki pilot cadangan berkualifikasi pertama untuk U-2, Angkatan Udara membuka jalan bagi Cadangan lain untuk bergabung,” kata Letkol Chris Mundy, komandan 99th Reconnaissance Squadron.



Komentar