HOT NEWS

Mendarat di New York: Rusia Siapkan 60 Ton Ventilator, Masker, Respirator dan Lainnya untuk Bantu AS Perangi Covid-19

Kamis, 02 April 2020 14:28
Penulis : Beny Adrian
Mendarat di New York: Rusia Siapkan 60 Ton Ventilator, Masker, Respirator dan Lainnya untuk Bantu AS Perangi Covid-19

Pesawat An-124 Rusia tiba di Bandara John F. Kennedy pada 1 April 2020. Sumber: TASS

Angkasa.news – Bantuan yang ditunggu-tunggu New York akhirnya tiba sudah. 


Sebuah pesawat angkut militer milik Rusia yang membawa peralatan medis untuk Amerika Serikat, mendarat di Bandara Internasional John F. Kennedy di New York pada Rabu (1/4).

Dilaporkan pesawat Rusia bisa menurunkan barang bawaannya mulai pukul 5 sore.

Pada Senin, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump mencapai kesepakatan melalui telepon bahwa Rusia akan mengirim pesawat dengan bantuan medis ke Amerika Serikat. 

Duta Besar Rusia di Washington Anatoly Antonov mengatakan, pandemi itu mengancam seluruh dunia sehingga negara-negara harus bekerja sama memeranginya.

Trump yang berjuang memenuhi kekurangan ventilator dan peralatan pelindung pribadi (APD), menerima tawaran Putin melalui telepon pada Senin. Pesawat angkut militer Rusia ini meninggalkan lapangan terbang di luar Moskow dan tiba di Bandara John F. Kennedy pada Rabu sore.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Morgan Ortagus mengatakan, melalui pembicaraan telepon itu Trump setuju membeli peralatan medis terkait yang dibutuhkan AS.

"Sebagai tindak lanjut dari telepon 30 Maret itu, Amerika Serikat telah setuju membeli pasokan medis yang diperlukan, termasuk ventilator dan peralatan perlindungan pribadi dari Rusia, yang diserahkan kepada FEMA (Badan Manajemen Darurat Federal) pada 1 April di New York," kata Ortagus.

Bantuan darurat ke Washington adalah perkembangan yang mengejutkan seperti ditulis nbcnews.com

Biasanya AS menyumbangkan pasokan ke negara-negara yang diperangi daripada menerima. Bantuan  ini pasti akan membangkitkan kembali kecaman dari Demokrat bahwa Trump terlalu nyaman dengan pemimpin Rusia.

“Trump dengan penuh syukur menerima bantuan kemanusiaan ini," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sebagaimana dikutip kantor berita Interfax pada Selasa. 

Trump sendiri berbicara dengan antusias tentang bantuan Rusia setelah berbicara melalui telepon dengan Putin.

Seorang pejabat AS di Washington mengonfirmasi pengiriman itu adalah akibat langsung dari percakapan telepon Trump dengan Putin. Pejabat itu mengatakan membawa 60 ton ventilator, masker, respirator, dan barang-barang lainnya dikirim Rusia untuk AS.

Pejabat itu mengatakan peralatan akan diperiksa dengan cermat untuk memastikan sesuai dengan persyaratan kualitas Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS.

Kasus virus korona AS yang dikonfirmasi telah melonjak hingga lebih dari 205.000, dengan 4.500 kematian.

Di Rusia sendiri, penghitungan resmi dari kasus yang dikonfirmasi adalah 2.337 dengan 17 kematian, meskipun beberapa dokter di sana mempertanyakan keakuratan data resmi.



Komentar