HOT NEWS

Marker, Robot Militer Rusia yang Bisa Diperintah dan Beroperasi Sejauh 500 Km

Senin, 29 Juni 2020 16:55
Penulis : Beny Adrian
Marker, Robot Militer Rusia yang Bisa Diperintah dan Beroperasi Sejauh 500 Km

Marker dalam pengujian pada Desember 2019. Sumber: Advanced Research Foundation

Angkasa.news – Teknologi militer seringkali berkembang terlalu cepat mendahului kebutuhannya sendiri. Seperti dulu tercipta tank-tank super dan pesawat jet yang mendahului zamannya. 


Inovasi teknologi militer memang tidak pernah berhenti. Negara-negara besar mendominasi bidang ini karena memiliki kemewahan anggaran dan fasilitas, seperti halnya Rusia.

Dikutip TASS, diberitakan bahwa para ahli robot Rusia tengah melakukan pengujian terhadap robot tempur. 

Robot berbentuk tank ringan yang memiliki kecerdasan buatan ini mampu beroperasi jauh dari markas kendalinya secara mandiri melalui perintah suara.

Melalui suara, seoarang komandan bisa memerintah robot ini robot sama seperti dia memerntah anak buah. 

Dijelaskan Oleg Martyanov, kepala Yayasan Rusia untuk Pusat Penelitian Proyek Lanjutan Pusat Nasional untuk Pengembangan Teknologi dan Elemen Dasar Robotika.

Para ahli tengah berupaya keras meningkatkan kemampuan otonomi robot beroperasi. Menurut mereka, robot-robot saat ini memiliki jarak kendali operasi tidak lebih antara 2 hingga 5 kilometer saja.

Menurut Martyanov, robot pada awalnya dibuat untuk dikendalikan oleh tablet elektronik.

“Kemudian kami mencoba teknologi kontrol suara, seperti ketika seorang komandan memberi perintah kepada bawahan dan robotnya. Kami sedang mengembangkannya sekarang,” kata Martyanov.

Saat ini disampaikan bahwa Marker sedang dalam tahap belajar memahami perintah dan tindakan yang diterima, seperti halnya manusia.

"Tujuan kami adalah mengajarkan Marker untuk melakukan tugas sendiri pada jarak yang signifikan dari operator, pada jarak yang ditentukan oleh jangkauan platform robot," katanya.

Ditambahkan bahwa nantinya Marker dapat memperbarui rute dan target lokasi sendiri dengan meluncurkan pesawat pengintai (drone). Marker dapat bergerak hingga 500 kilometer.

Robot Marker adalah proyek bersama dari Pusat dan Asosiasi Produksi Ilmiah Android Technics, pengembang FEDOR/ Skybot android. 

Platform ini seharusnya menjadi elemen kunci untuk praktik operasi bersama robot darat, penerbangan tanpa awak dan pasukan operasi khusus. 

Marker diposisikan sebagai set konstruksi untuk pengembangan model tempur di masa depan. Dari beberapa sumber disebutkan bahwa Marker dikembangkan sejak 2018. 

Marker pertama kali diperlihatkan ke publik pada Oktober 2019 di lapangan tembak Magnitogorsk. Rencananya militer rusia akan mengoperasikan robot Marker pada 2025.



Komentar