HOT NEWS

Makin Kuat dan Mematikan, RAAF Rayakan 10 Tahun F/A-18F

Jumat, 27 Maret 2020 16:00
Penulis : Remi
Makin Kuat dan Mematikan, RAAF Rayakan 10 Tahun F/A-18F

Sumber: RAAF

Angkasa.news - Angkatan Udara australia (RAAF) merayakan 10 tahun beroperasinya Boeing F / A-18F Super Hornet. Pesawat tempur itu pertama kali tiba di Australia pada 26 Maret 2010 dan mulai aktif beroperasi pada Desember 2010. Saat ini RAAF memiliki total 24 unit Super Hornet. 

"Dalam satu dekade terakhir, Boeing telah bermitra dengan RAAF untuk membantu mengembangkan armada Super Hornet Australia menjadi salah satu pesawat multi-peran paling canggih dan tangguh di dunia saat ini," kata Boeing dalam sebuah rilis resminya.

Selain F/A-18F Super Hornet, RAAF juga menerbangkan keluarga F/A-18 lainnya, yaitu 11 jet untuk perang elektronik EA-18G. Awalnya RAAF memiliki 12 unit EA-18G, namun kemudian satu unit jatuh pada Januari 2018 lalu di Lanud Nellis, Nevada, AS.


Saat ini Boeing mengklaim telah memiliki kontrak untuk menyediakan 28 Super Hornet yang terbagi atas 22 unit F-18E kursi tunggal dan enam unit F/A-18F kursi ganda ke Kuwait pada tahun 2022.

Canberra menyetujui pembelian Super Hornet pada Maret 2007 lantaran adanya kekosongan kekuatan gara-gara General Dynamics F-111C yang pensiun pada akhir 2010 dan proyek Lockheed Martin F-35A yang terkatung-katung.

Untuk memperkuat persenjataan Super Hornet, pada Februari lalu Pemerintah AS telah menyetujui pembelian 200 Rudal Anti-Kapal Jarak Jauh (LSRAM) buatan Lockheed Martin.



Komentar