HOT NEWS

Ini Langkah Jitu Swedia Berdayakan Awak Kabin yang Menganggur Gara-Gara Covid-19

Senin, 23 Maret 2020 17:00
Penulis : Remi
Ini Langkah Jitu Swedia Berdayakan Awak Kabin yang Menganggur Gara-Gara Covid-19

Sumber: Scandinavian Airlines

Angkasa.news - Universitas Sophia Hemmet di Swedia memberikan alternatif untuk para awak kabin Scandinavian Airlines SAS yang menganggur dengan menawarkan kursus perawatan kesehatan jalur khusus. Sebanyak 10.000 karyawan yang menganggur itu akan diberdayakan untuk membantu perawat dan dokter-dokter di Swedia merawat pasien penderita Covid-19.

Awak kabin dianggap memiliki kemampuan dasar Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) sehingga mereka dianggap mampu untuk menjalani pelatihan medis lanjutan untuk dapat membantu perawatan pasien penderita Covid-19.

“Ada orang-orang yang sangat kompeten, misalnya di SAS, yang akan dapat meringankan perawatan medis segera setelah menyelesaikan pelatihan sehingga dokter dan perawat dapat memberikan perawatan yang lebih mendetil untuk pasien,” juru ujar bicara Universitas Sophia Hemmet.


“Ini adalah usaha secara komunitas yang mana semuanya harus berkontribusi,” kata kepala Universitas Sophia Hemmet, Johanna Adami soal kursus jalur cepat itu.

Kursus perawatan Covid-19 kepada para awak kabin ini akan digelar selama tiga hari secara online untuk mematuhi aturan jarak sosial (Social Distancing). Materi pelatihan meliputi dasar-dasar pengetahuan teoritis tentang penyakit menular, kerahasiaan pasien, kebersihan, dan metode perawatan.

Awak kabin juga dilatih secara praktis cara menyampaikan informasi kepada pasien dan kerabat pasien, serta bagaimana menyelesaikan tugas administrasi sehingga dokter dan perawat dapat fokus pada perawatan orang sakit.

Pekan lalu, SAS mengatakan bahwa mereka harus menghentikan sementara sekitar 90% stafnya karena permintaan perjalanan udara internasional nyaris tidak ada. Sebagian besar armada SAS telah dinonaktifkan sejak Senin minggu lalu.

Walau demikian, maskapai ini mempertahankan beberapa rute internasional untuk memulangkan warga Swedia yang terlantar di negara lain.

Swedia saat ini mencatat sekitar 1.800 kasus Covid-19. Eropa sendiri telah dicap sebagai pusat penyebaran COVID-19 global.

 



Komentar