HOT NEWS

Hari Kesembilan TMC, Pesawat TNI AU Sudah Laksanakan 32 Sorti Penerbangan

Sabtu, 11 Januari 2020 21:30
Penulis : Beny Adrian
Hari Kesembilan TMC, Pesawat TNI AU Sudah Laksanakan 32 Sorti Penerbangan

Sumber: Dispenau

Angkasa.news - Hingga hari kesembilan misi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Lanud Halim Perdanakusuma, pesawat TNI AU telah melaksanakan 32 sorti penerbangan.


Untuk memeriksa langsung kondisi di lapangan, Menristek/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, meninjau Posko Teknologi Modifikasi Cuaca  yang terletak di Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (11/01).

Kedatangan rombongan Menristek yang didampingi Kepala BPPT Hamman Riza, diterima Pangkoopsau I Marsda TNI M. Khairil Lubis, Kadispenau Marsma TNI Fajar Adriyanto, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI M. Tonny Harjono beserta staf Lanud Halim Perdanakusuma.

Pada kesempatan tersebut, Menristek menerima paparan dari Kepala BPPT dan melaksanakan peninjauan langsung ke Posko TMC di Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma.

Di Skadron Udara 2, rombongan Menristek melihat proses pemuatan (loading) garam NaCl, baik di pesawat CN295 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma maupun pesawat Casa C212 dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang.

Terdiri dari 18 sorti dengan pesawat CN295 dan 14 sorti pesawat Casa C212 serta menaburkan garam NaCl sebanyak 54.400 kg.

Sasaran awan potensial yang disemai di sekitar perairan Selat Sunda, sebelah selatan Ujung Kulon, dan sebelah barat laut Cilegon.

TNI AU mengintensifkan operasi TMC hingga akhir Januari 2020.

Hingga hari ini, TMC yang dilakukan bersama BPPT terbukti memberi dampak turunnya intensitas hujan hingga 50 persen, sehingga dapat meminimalisir bencana banjir di wilayah Jabodetabek.

"Alhamdulillah setelah kita beroperasi selama tujuh hari, sekarang masyarakat bisa merasakan bahwa hari-hari terakhir ini intensitas hujan Jabodetabek mulai berkurang," kata Kadispenau Marsma TNI Fajar Adriyanto.

TMC difokuskan agar curah hujan jatuh di wilayah barat, khususnya kawasan Selat Sunda atau Laut Jawa.

Dalam mendukung TMC, TNI AU mengerahkan dua pesawat yaitu CN295 Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta dan C212 Cassa Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang.

TMC dilaksanakan dengan menyemai garam NaCl di awan aktif dari kabin pesawat CN295 dan C212 Cassa yang sudah dimodifikasi dengan konsul khusus.

Sekali terbang, CN295 mampu membawa garam 2,4 ton dan C212 berkapasitas 800 kg. Rata-rata dalam sehari, pesawat TNI AU mampu melaksanakan tiga sorti penerbangan, disesuaikan kondisi di lapangan.



Komentar