HOT NEWS

Demi Uni Emirat Arab, Saab Boyong GlobalEye ke Dubai Airshow

Senin, 18 November 2019 19:32
Penulis : Beny Adrian
Demi Uni Emirat Arab, Saab Boyong GlobalEye ke Dubai Airshow

Penerbangan perdana pesawat Saab GlobalEye. Sumber: Saab

Angkasa.news – Salah satu pesawat peringatan dini (AEW&C, airborne early warning and control) incaran TNI AU yaitu Saab GlobalEye, diterbangkan Saab ke Dubai untuk menjalani debut di sebuah pameran kedirgantaraan.  

Saab menerbangkan langsung GlobalEye ke Timur Tengah untuk mengikuti Dubai Airshow. Pesawat akan tampil statis, menandai pertama kali kehadiran GlobalEye di sebuah airshow.

GlobalEye terbang dari markasnya di Linköping, Swedia dan tiba di Uni Emirat Arab (UEA). Dubai Airshow berlangsung dari 17-21 November 2019.

“Dubai Airshow adalah pameran pertama di mana GlobalEye akan tampil. Ini menandai empat tahun sejak Saab dipilih di antara persaingan kuat untuk menjadi pemasok ke UEA, kami menyambut kesempatan ini untuk memamerkannya di negara asalnya,” kata Lars Tossman, Wakil Presiden dan Kepala unit bisnis Solusi Radar Saab.

Ini adalah pertama kalinya GlobalEye berkunjung ke negara UEA. Pengunjung akan bisa melihat langsung GlobalEye yang diungkap keberadaannya pada Februari 2018, dan terbang perdana sebulan kemudian.

Sejak itu tiga pesawat GlobalEye telah melakukan penerbangan pertama di Swedia, sebagai bagian dari program kerja cepat yang dilakukan Saab untuk mengembangkan dan mengintegrasikan radar canggih Erieye Extended Range dan sensor lainnya di dalam pesawat jet Bombardier Global 6000.

UAE memberikan kontrak pengembangan dan produksi senilai 1,27 miliar dolar AS saat Dubai Air Show 2015 dengan pesanan awal untuk dua sistem.

Pesanan tambahan UEA senilai 238 juta dolar untuk satu pesawat, diumumkan pada 2017. Oleh angkatan bersenjata UEA, pesawat ini dikenal sebagai Swing Role Surveillance System (SRSS).

Erieye ER adalah radar multimode S-band AESA yang dikembangkan dari radar Saab Erieye. Sistem radar mampu mendeteksi target udara di ketinggian rendah dalam kondisi kacau dan jamming, serta mendeteksi dan melacak target maritim seukuran jet-ski kecil atau kapal berukuran RIB pada jarak yang sangat jauh.

Radar pencarian AESA maritim Seaspray dari Leonardo dan sensor elektro-optik FLIR merupakan bagian dari paket yang dipasang pada sistem GlobalEye untuk UEA.

Menurut CEO Saab, Håkan Buskhe seperti dikutip defensenews.com, pesawat pertama dari tiga GlobalEye pesanan Uni Emirat Arab direncanakan akan dikirim April 2020.

Sementara pesawat kedua yang sudah menjalani terbang perdana Januari lalu, tengah menjalani berbagai pengujian sesuai rencana. Sedangkan pesawat ketiga dalam pembuatan.

Pesawat GlobalEye menjalani pengujian di Granada, Spanyol di mana kondisi cuacanya menyerupai UEA dibanding di Swedia. 



Komentar