HOT NEWS

Capt. Anneliese Satz, Wanita Pertama yang Menerbangkan F-35B Marinir AS

Sabtu, 10 Agustus 2019 10:00
Penulis : Beny Adrian
Capt. Anneliese Satz, Wanita Pertama yang Menerbangkan F-35B Marinir AS

Capt. Anneliese Satz. Sumber: USMC/ Sgt. Ashley Phillips

Angkasa.news – Amerika Serikat kembali menambahkan daftar penerbang tempur wanita, setelah Capt. Anneliese Satz dari Marinir AS, menyelesaikan pendidikannya.

Baru-baru ini Capt. Anneliese Satz dilaporkan sudah menyelesaikan sekolah penerbangnnya dan segera akan ditugaskan ke Marine Fighter Attack Squadron 121 di Jepang.


Menurut pejabat Marinir AS, Capt. Anneliese Satz menorehkan catatatn berharga dalam Program F-35B Korps Marinir AS, dengan menjadi Marinir wanita pertama yang menyelesaikan F-35B Basic Course pada 27 Juni lalu.

Sejatinya terbang bukan bukan hal baru bagi Satz. Sebelum bergabung dengan Korps Marinir, ia mengantongi lisensi pilot komersial helikopter Robinson R44 yang ia siapkan untuk berkarier di penerbangan militer.

Selama empat tahun terakhir, Satz (29) telah menyelesaikan Aviation Pre-flight Indoctrination di Pensacola di Florida, Primary Flight Training di Corpus Christi di Texas.

Di Texas ia berkenalan dengan pesawat latih T-6 Texan II sebelum beralih ke Meridian, Mississippi, untuk menerbangkan pesawat latih jet canggih T-45C Goshawk.

Setelah menyelesaikan pendidikan awal, ia ditugaskan ke Marine Fighter Attack Training Squadron 501 “Warlords” untuk berlatih di pesawat armada F-35B Lightning II JF (Joint Strike Fighter).

 “Di setiap training schools, saya melakukan yang terbaik,” ujar Capt. Anneliese Satz yang lahir di Boise, Idaho.

“Saya benar-benar percaya bahwa tampil dengan persiapan dan kerja yang rajin adalah dua kunci utama menuju kesuksesan.”

 Sgt. Ashley Phillips di kokpit F-35B. Sumber: USMC / Sgt. Ashley Phillips

Setelah tiba di MCAS Beaufort pada Juli 2018, ia melaksanakan terbang perdana di F-35B pada Oktober tahun itu juga.

The first flight in an F-35 is by yourself,” ungkapnya bangga.

"Silabus benar-benar mempersiapkan Anda untuk pertama kalinya lepas landas, itu adalah pengalaman yang menggembirakan,” katanya.

Selama empat tahun pendidikan, Satz memperoleh lebih dari 300 jam terbang, menghabiskan banyak waktu berlatih di simulator sambil belajar untuk ujian tulis dan praktik.

Saat ini Satz siap ditugaskan ke unit operasional pertamanya, Marine Fighter Attack Squadron 121 “Green Knights” di Iwakuni, Jepang.

 “Saya sangat berterima kasih kepada para instruktur, pengelola, dan banyak lainnya di 501 yang meminjamkan saya keahlian dan waktu mereka ketika saya sedang membaca silabus,” kata Satz.

“Ini adalah program fenomenal yang dimungkinkan oleh semua kerja keras mereka. Saya bersyukur memiliki kesempatan untuk belajar dari mereka. Saya sangat senang bisa mencapai VMFA-121 dan menantikan kesempatan untuk bertugas di Armada Marinir,” urai Capt. Anneliese Satz seperti tidak sabar menunggu masa penugasannya.



Komentar