HOT NEWS

Alih Teknologi yang Lancar, Saab Resmikan Simulator Gripen S-Rig di Brazil

Jumat, 29 November 2019 10:36
Penulis : Beny Adrian
Alih Teknologi yang Lancar, Saab Resmikan Simulator Gripen S-Rig di Brazil

Simulator Gripen pertama yang disebut S-Rig (System Rig). Sumber: Saab

Angkasa.news - Simulator Gripen pertama yang disebut S-Rig (System Rig) dan dirakit di luar Swedia, diresmikan di Gripen Design and Development Network (GDDN) di fasilitas pabrik Embraer di Gavião Peixoto, Negara Bagian São Paulo pada 25 November 2019.


Simulator baru ini adalah bagian dari program alih teknologi untuk pesawat tempur Gripen yang dibeli Brazil dari Swedia.

Dalam pembelian oleh Brazil ini, Saab bermitra dengan Embraer, Atech, AEL Sistemas, dan Angkatan Udara Brazil.

Peresmian simulator S-Rig adalah tonggak penting dalam program Gripen, karena memberi GDDN otonomi lebih besar untuk melakukan lebih banyak proyek pengembangan di Brazil.

Simulator ini akan digunakan untuk pengujian pengembangan dan untuk verifikasi sistem dan subsistem Gripen di Brazil, terutama sistem yang dikembangkan oleh Saab, Embraer, Atech dan mitra di GDDN. Namun juga untuk menguji fungsionalitas peralatan yang diproduksi di tempat lain oleh industri Brazil lainnya.

Simulator akan mendukung aktivitas Gripen Flight Test Center (GFTC) yang akan dipasang di GDDN pada 2020.

“S-Rig adalah simulator pesawat lengkap yang akan memberi Brazil kapasitas penuh untuk menguji semua sistem Gripen. Brazil adalah satu-satunya negara yang memiliki kapasitas ini di luar Swedia. Ini adalah keunggulan kompetitif utama bagi industri pertahanan Brazil,” ungkap Mikael Franzén, kepala unit bisnis Gripen Brazil di area bisnis Saab Aeronautics.

Acara peresmian dihadiri KSAU Brazil Letnan Brigadir Carlos Augusto Amaral Oliveira dan pihak terkait lainnya. Seperti Walter Pinto Júnior, Wakil Presiden Program Pertahanan untuk Embraer dan yang mewakili Saab adalah Mikael Franzén.

Simulator adalah sistem penting yang memungkinkan insinyur menguji perangkat lunak baru dan fungsi lainnya. Sementara juga memungkinkan penerbang untuk mempersiapkan uji penerbangan dengan melakukan tes pada platform sebelum penerbangan sesungguhnya.

Simulator yang dibangun di bawah kemitraan Saab, Embraer, Atech, AEL Sistemas dan Angkatan Udara Brazil ini akan memungkinkan perusahaan Brazil memperoleh teknologi dan operasi simulator yang canggih.

Setelah pesawat tempur dikembangkan dan dikirim, simulator pengembangan akan terus bermanfaat bagi Angkatan Udara Brazil dan industri pertahanan nasional, untuk mengembangkan dan mengakses fungsi-fungsi baru Gripen seperti integrasi senjata baru.

Dalam kerja sama dengan Brazil, Saab Swedia telah menetapkan program alih teknologi.

Lebih 200 insinyur Brasil telah berpartisipasi dalam pelatihan di Swedia sebagai bagian dari program transfer teknologi Gripen. Pada akhir program, lebih dari 350 ahli penerbangan Brazil akan dilatih oleh Saab.

Penawaran serupa juga dilayangkan Saab kepada Indonesia jika membeli pesawat tempur Gripen. Menurut Vice President, Head of Communications Saab Asia-Pacific Robert Hewson, pihaknya akan memberikan alih teknologi yang diinginkan Indonesia.

"Kami akan memberikan alih teknologi yang diinginkan Indonesia, seperti yang sudah kami lakukan di Brazil. Saab terbuka untuk semua kemungkinan kerja sama terkait alih teknologi," katanya beberapa waktu lalu.

Milestone program Gripen Brazil:

Desember 2013: Pemerintah Brazil mengumumkan memilih pesawat tempur Gripen.

Oktober 2014: Penandatanganan kontrak antara Saab dan Angkatan Udara Brazil.

September 2015: Kontrak menjadi efektif dan perjanjian pembiayaan antara Brazil dan Swedia diteken.

Oktober 2015: Kelompok pertama ahli Brazil tiba di Swedia untuk berpartisipasi dalam program transfer teknologi.

November 2016: Peresmian Jaringan Desain dan Pengembangan Gripen (GDDN) di fasilitas Embraer di Gavião Peixoto.

2017: Setelah dua tahun alih teknologi, kelompok pertama Brazil kembali ke Brazil. Sebagian besar akan bekerja pada pengembangan Gripen F (dua kursi) di berbagai bidang seperti sistem pesawat, teknik penerbangan, desain badan pesawat dan instalasi sistem, integrasi sistem dan senjata, avionik, antarmuka manusia-mesin dan komunikasi.

2018: Produksi Gripen Brazil pertama dimulai di Linköping, dengan partisipasi insinyur Brazil dan Swedia.

Mei 2018: Pabrik aerostruktur Saab di Brazil, Saab Aeronáutica Montagens (SAM) memulai implementasinya dan para insinyur yang akan bekerja di sana memulai program alih teknologi di Swedia untuk mempelajari cara mengembangkan enam segmen aerostruktur yang akan diproduksi di Sao Bernardo do Campo.

2018: AEL Sistemas menjadi pemasok global Saab untuk memproduksi Wide Area Display, Head-up Display, dan Helm Mounted Display tidak hanya untuk Gripen Brazil, tetapi juga untuk pesawat baru yang diakuisisi Angkatan Udara Swedia dan Gripen E lainnya.

26 Agustus 2019: Penerbangan perdana Gripen Brazil di Linköping.

10 September 2019: Gripen Brazil pertama dikirim untuk memulai program uji penerbangan di Swedia.



Komentar