HOT NEWS

50 C-130J Super Hercules untuk USAF, USMC, dan USCG

Selasa, 14 Januari 2020 10:30
Penulis : Remigius Septian
50 C-130J Super Hercules untuk USAF, USMC, dan USCG

HC-130J Combat King II, salah satu varian C-130J yang paling mutakhir. Sumber: Lockheed Martin

Angkasa.news - Lockheed Martin telah memenangkan kontrak senilai US$ 3 miliar untuk pengadaan hingga 50 unit pesawat angkut C 130J Super Hercules ke Angkatan Udara AS (USAF), Korps Marinir AS (USMC) dan Penjaga Pantai AS (USCG).

Kontrak tahap pertama senilai US$ 1,5 miliar telah ditandatangani oleh Departemen Pertahanan AS pada 27 Desember 2019 lalu. "Kontrak ini dibuat untuk menebus 21 unit C-130J pertama," ujar Lockheed Martin dalam sebuah pernyataan, Senin (13/1/2010).

Secara lebih rinci, perusahaan mendapatkan pesanan 24 HC-130J dan MC-130J ke USAF dan 20 unit KC-130 ke USMC. Sementara USCG mendapatkan opsi untuk membeli enam HC-130J.


Super Hercules dengan kode "HC" merupakan varian C-130 yang memiliki kabin lebih panjang. Versi ini juga didesain untuk mampu menjalani operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dan SAR tempur.

Varian lainnya, MC-130J, didesain untuk kebutuhan misi-misi khusus, seperti infiltrasi, pengiriman logistik pasukan khusus, hingga pengisian bahan bakar di udara (air refuelling) pesawat milik pasukan khusus. Sedangkan KC-130J yang dipesan USMC didesain khusus sebagai pesawat tanker yang digunakan untuk mengisi bahan bakar seluruh armada udara USMC.

Pihak Lockheed Martin mengatakan, pihaknya memberikan diskon besar untuk kesepakatan 50 pesawat dari pemerintah AS ini.

“Kemitraan kami dengan pemerintah AS memberikan penghematan yang signifikan melalui pengadaan multi tahun dibandingkan dengan pembelian tahunan. Kami menyediakan airlifter taktis terbaik bagi kru yang menerbangkan dan mendukung armada Super Hercules terbesar di dunia,” kata Rod McLean, wakil presiden dan manajer umum dari air mobility and maritime missions Lockheed Martin.

Lockheed Martin berencana untuk mengirimkan pesanan tersebut pada tahun 2021 hingga 2025. Semua varian C-130J akan dibangun di pusat produksi di Marietta, negara bagian Georgia.



Komentar