HANKAM

Sempat Tertunda, AS dan Australia Sepakat Lanjutkan Penempatan 1.200 Marinir di Darwin

Sabtu, 23 Mei 2020 21:05
Penulis : Beny Adrian
Sempat Tertunda, AS dan Australia Sepakat Lanjutkan Penempatan 1.200 Marinir di Darwin

Sumber: defenceconnect.com.au


Angkasa.news - Korps Marinir AS, Pasifik memulai kembali pengerahan pasukan Marinir dan Pelaut (Marines and Sailors) untuk mendukung program tahunan Marine Rotational Force-Darwin (MRF-D) di Australia.


Pemerintah AS dan Australia pada akhir Maret memutuskan untuk menunda rotasi terkait pandemi Covid-19. 

Keputusan untuk melanjutkan penempatan pasukan Marinir (USMC) diambil setelah pemerintah Australia memberikan pengecualian terhadap pembatasan perjalanan yang memungkinkan rotasi MRF-D 2020 bisa berjalan.

Keputusan diambil berdasarkan catatan keberhasilan Australia hingga saat ini dalam mengelola dampak Covid-19, serta kepatuhan Marinir AS menjalani karantina 14 hari wajib dan persyaratan lainnya.

“Korps Marinir berkomitmen untuk memastikan kesehatan dan keselamatan pasukannya dan warga Australia, termasuk masyarakat adat setempat. Kami terus bekerja sama dengan Angkatan

Bersenjata Australia (ADF) pada komposisi pasukan, waktu dan pelatihan yang direncanakan,” bunyi pernyataan USMC.

AS tetap berkomitmen pada perjanjian pertahanan bersama dengan Australia dan untuk meningkatkan interoperabilitas dan kemampuan antara Korps Marinir dan ADF.

Penempatan pasukan Marinir AS di Australia memberikan kontribusi keamanan kepada masing-masing negara dan terhadap stabilitas di kawasan Indo-Pasifik. Perubahan penempatan tahun ini tidak mengubah rencana untuk tahun-tahun berikutnya.

Menurut Departemen Pertahanan Australia, kelompok pertama Marinir AS akan turun di Pangkalan RAAF Darwin pada awal Juni.

Setiap Marinir akan diperiksa empat hari sebelum keberangkatan ke Australia. Mereka kemudian akan diperiksa dan diuji untuk Covid-19 pada saat kedatangan di Australia, sebelum dikarantina selama 14 hari di fasilitas Pertahanan yang disiapkan khusus di Darwin. 

Setiap Marinir akan diuji kembali pada akhir periode karantina.

Rotasi yang dimodifikasi tahun ini akan melibatkan sekitar 1.200 Marinir yang akan berlatih secara eksklusif di area pelatihan Australia di Northern Territory hingga September.



Komentar