HANKAM

Koopssus Makin Solid, Menhan dan KSAD Resmikan Pembangunan Faslat Pertempuran Kota di Batujajar

Kamis, 01 Agustus 2019 18:40
Penulis : Beny Adrian
Koopssus Makin Solid, Menhan dan KSAD Resmikan Pembangunan Faslat Pertempuran Kota di Batujajar

Menhan meninjau maket pembangunan Faslat Purkota. Sumber: Humas Kemhan

Angkasa.news - Pembentukan Koopssus TNI oleh Panglima TNI ternyata sudah diantisipasi langsung oleh Menteri Pertahanan. Komando Operasi Khusus ini langsung mendapatkan tempat latihan perang kota terbaru.

Komitmen itu ditunjukkan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bersama KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, saat meresmikan Ground Breaking pembangunan Fasilitas Latihan Pertempuran Kota (Faslat Purkota) untuk Pasukan Khusus TNI, Kamis (1/8).

Acara berlangsung di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Batujajar, Bandung.

Ground Breaking dimulainya pembangunan Faslat Purkota itu ditandai penekanan tombol sirine dan penandatangan prastasi oleh Menhan bersama KSAD.

Turut pula mendampingi Danjen Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono M.Tr. Han. dan Komandan Korpaskhas Marsekal Muda TNI Eris Widodo Y, S.E., M.Tr (Han).

Pembangunan Faslat Purkota yang diinisiasi Menhan itu dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit TNI khususnya pasukan khusus Kopassus, Marinir, dan Korpaskhas dalam menghadapi potensi ancaman perang kota di wilayah Indonesia.

Menhan mengatakan, Faslat Purkota merupakan komitmen Kemhan untuk terus meningkatkan kemampuan prajurit Pasukan Khusus dalam menunaikan tugas yang bercirikan kemampuan khusus dengan tingkat kecepatan gerak dan keberhasilan tinggi di dalam menghadapi berbagai macam dimensi ancaman khususnya ancaman terorisme dan radikalisme.

Upaya peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan terus ditingkatkan. Antara lain melalui intensitas latihan yang dikembangkan secara terus menerus dalam bentuk latihan perorangan, latihan satuan, latihan gabungan, maupun latihan bersama dengan negara lain.

"Latihan sangat penting, bagi saya dari dulu latihan itu adalah kesejahteraan bagi prajurit," ungkap Menhan.

Faslat Purkota dibangun di Batujajar agar nantinya fasilitas latihan pertempuran kota ini dapat digunakan bersama-sama oleh infanteri yang ada di lingkungan TNI AD, kemudian pasukan Koopsus TNI yang baru dibentuk, Satuan Marinir TNI AL, Satuan Paskhas TNI AU dan satuan pasukan khusus lainnya. Baik untuk latihan khusus TNI maupun untuk latihan persiapan operasi.

Sementara Danjen Kopassus menyampaikan bahwa pembangunan Faslat Purkota yang ideal diperlukan untuk menggambarkan situasi sebenarnya guna dijadikan tempat latihan prajurit TNI.

"Kebutuhan Faslat Purkota sangat mendukung operasi baik dalam negeri maupun luar negeri termasuk juga dalam rangka kegiatan kerjasama dengan negara sahabat," ungkapnya.

Danjen Kopassus menyampaikan terima kasih kepada Menhan yang telah memberikan ide sekaligus pencetus dalam pembangunan Pusat Latihan Pertempuran Kota tersebut.



Komentar