HANKAM

Dengan Panjang 124 Meter, TNI AL Segera Miliki Kapal Bantu Rumah Sakit Kedua

Jumat, 12 Juli 2019 19:00
Penulis : Beny Adrian
Dengan Panjang 124 Meter, TNI AL Segera Miliki Kapal Bantu Rumah Sakit Kedua

Aslog KSAL pimpin First Steel Cutting Ceremony pembangunan kapal BRS. Sumber: Dispenal

Angkasa.news - Asisten Logistik KSAL Laksda TNI Moelyanto mewakili KSAL, memimpin pelaksanaan First Steel Cutting Ceremony pembangunan Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) bernomor W000302 di Galangan Kapal PT PAL Indonesia, Surabaya, Selasa (9/7).

Kapal yang tengah dibangun ini dirancang dengan panjang 124 meter, lebar 22 meter, dan tinggi 6,8 meter. Kapal ini memiliki bobot kurang lebih 7.300 ton.

Selain itu kapal memiliki kecepatan maksimal 18 knot, kecepatan jelajah 14 knot dan endurance minimal 30 hari.

Direncanakan kapal akan mampu membawa 120 kru, 16 kru helikopter, 89 staf kesehatan, 163 pasien, dan 280 personel yang dievakuasi.

Nantinya, KRI berjenis BRS (bantu rumah sakit) ini difungsikan untuk operasi sipil yaitu untuk bantuan kesehatan sebagai rumah sakit terapung dengan fasilitas poliklinik, unit gawat darurat, fasilitas operasi, rawat inap dan beberapa fasilitas kesehatan lainnya.

Selain itu kapal BRS ini diharapkan akan mampu memperkuat fungsi bantuan kemanusiaan, bantuan bencana alam, transportasi logistik, bantuan pencarian dan penyelamatan serta evakuasi massal.

Pembangunan kapal BRS ini sejalan dengan apa yang disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akhir tahun lalu, pasca bencana alam beruntun di Lombok dan Palu.

Saat itu Panglima TNI menyampaikan perhatiannya karena sejauh ini TNI AL hanya mengoperasikan satu kapal rumah sakit.

"Apalagi negara kita berada di lingkaran cincin api, ring of fire, gempa bumi menjadi ancaman nyata,” kata Hadi waktu itu. Untuk itu Hadi merasa sudah seharusnya TNI AL mengoperasikan lebih banyak kapal LPD (landing platform dock) seperti KRI dr. Soeharso.

"Saya perintahkan KSAL, saya minta pada Renstra 2 dan 3 ini untuk menambah tiga kapal rumah sakit sekelas Soeharso,” ujar Marsekal Hadi.



Komentar



Sign Up for Our Newsletters
Get awesome content in your inbox every week.