HANKAM

Covid-19: Satu Ton Alkes dan APD yang Dibawa C295 TNI AU, Sudah Tiba di Bandara Sam Ratulangi

Minggu, 29 Maret 2020 19:45
Penulis : Beny Adrian
Covid-19: Satu Ton Alkes dan APD yang Dibawa C295 TNI AU, Sudah Tiba di Bandara Sam Ratulangi

Pesawat C295 TNI AU menurunkan alat kesehatan untuk hadapi virus corona. Sumber: Lanud Sam Ratulangi

Angkasa.news - Pesawat C295 registrasi A-2907 dari Skadron Udara 2 Lanud HalimPerdanakusuma Jakarta, telah mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado, Kamis, (26/3).


Pesawat yang diterbangkan Lettu Pnb Riyo dengan lima kru ini membawa sekitar satu ton bantuan dari pusat berupa Alkes APD (Alat Kesehatan/Alat Pelindung Diri) untuk penanggulangan virus corona (Covid-19) di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.

Kedatangan pesawat disambut Komandan Lanud Sam Ratulangi Kolonel Pnb Johnny Sumaryana beserta Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa, Danlantamal VIII Brigjen TNI (Mar) Donar Rompas, Kadis Kesehatan Sulut, Kaban BPBD Sulut dan perwakilan dari Kodam XIII/Merdeka.

Kolonel Pnb Johnny Sumaryana menjelaskan bahwa sebelum dilaksanakan loading logistik, seluruh barang yang berada di dalam bagasi pesawat terlebih dahulu akan disterilkan dengan menggunakan cairan disinfektan oleh Rumkit Lanud Sam Ratulangi yang bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Sam Ratulangi.

Juga dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan cairan disinfektan terhadap semua kru pesawat. Kegiatan yang dilaksanakan sudah sesuai dengan prosedur berdasarkan protokol kesehatan.

Setelah diturunkan dari pesawat, sebanyak 60 koli, satu kolinya berisikan 50 atau sekitar 3.000 APD, diserahterimakan kepada Kadis Kesehatan dan Kepala BPBD Sulut sebagai Ketua Gugus Tugas Pengendalian dan Penanganan virus corona (Covid-19) di Sulawesi Utara oleh Danlanud Sri.

APD langsung didistribusikan ke rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di RSUP Sulawesi Utara, melalui pihak BPBD.

Sebelumnya dilakukan penyemprotan cairan disinfektan kepada seluruh personel Lanud Sam Ratulangi yang bertugas, serta sarana dan prasarana, dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.



Komentar