HANKAM

Bersama Warga dan Tim SAR, Anggota Yontaifib 2 Marinir Temukan Siswa Hanyut di Sidoarjo

Kamis, 13 Februari 2020 15:15
Penulis : Beny Adrian
Bersama Warga dan Tim SAR, Anggota Yontaifib 2 Marinir Temukan Siswa Hanyut di Sidoarjo

Penemuan korban kedua oleh Yontaifib 2 Marinir. Sumber: Yontaifib 2 Marinir

Angkasa.news - Setelah melakukan penyisiran di alur Sungai Pucang, Sidoarjo, Jawa Timur sejak Rabu sore (12/2), akhirnya tim gabungan pencari yang didukung Tim SAR berhasil menemukan korban ketiga yang tenggelam siang ini, Kamis (13/2) sekitar pukul 14.00 siang.

Sebelumnya pukul 09.45, Tim SAR Batalyon Taifib 2 Marinir dipimpin Lettu Marinir Yunus Rumbay yang membantu pencarian, berhasil menemukan korban kedua sekitar pukul 09.45.

"Yang menemukan pertama Pratu Marinir Eka," ujar Letkol Mar Sri Utomo kepada angkasa.news menjelaskan soal penemuan korban kedua.

Ketiga anak ini masing-masing N. Hasan warga Desa Pagerwojo Kecamatan Buduran, Dafaldi warga Jalan Kartini Kota Sidoarjo, dan M Rulli Kurniawan warga Jalan Yos Sudarso Kota Sidoarjo. 

Korban kedua yang ditemukan dan berhasil diangkat atas nama Rulli (13), merupakan siswa SMPN 5 Sidoarjo. Sementara korban ketiga adalah Dafaldi.

Korban kedua berhasil ditemukan dari penyisiran Tim SAR di kawasan Desa Bluru yang berjarak sekira 500 meter dari lokasi korban mandi bersama teman-temannya.

Komandan Tim SAR Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir, Lettu (Mar) Yunus Rumbay saat dikonfirmasi mengatakan, diturunkannya Tim SAR Batalyon Intai Amfibi karena adanya permohonan bantuan dari Pelda Sutikno anggota Koramil 0816/ 01 Sidoarjo kota, tentang tiga siswa SMPN 5 Sidoarjo tenggelam di Sungai Pucang, 

Warga yang sebelumnya telah berhasil menemukan satu orang korban merasa kesulitan, karena hari sudah malam serta kondisi air sungai yang keruh.

“Kami menerima laporan dari Pelda Sutikno anggota Koramil 0816/ 01 Sidoarjo pada Rabu sekitar pukul 9 malam, Tim SAR Batalyon Intai Amfibi yang juga bersiaga untuk membantu menangani terjadinya bencana alam, langsung meluncur ke lokasi kejadian," ungkapnya. 

Dengan menurunkan sembilan personel Tim SAR Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir, langsung melakukan pencarian. Namun hingga pukul 1 dinihari korban belum berhasil ditemukan dan petugas menghentikan proses pencarian.

Pencarian dilanjutkan pada Kamis pagi dan akhirnya Tim SAR menemukan satu siswa lagi atas nama Rulli. 

Penyisiran dilakukan Tim SAR bersama relawan dan masyarakat yang peduli membantu. Mereka berenang berjajar sampai memenuhi lebar sungai, ujung utara dan selatan.



Komentar