HANKAM

Bangganya Orang Tua, Ketika Anak Sopir Truk Menjadi Lulusan Terbaik Taruni AAL

Sabtu, 02 November 2019 09:12
Penulis : Beny Adrian
Bangganya Orang Tua, Ketika Anak Sopir Truk Menjadi Lulusan Terbaik Taruni AAL

Riri Darma Putri bersama keluarganya usai wisuda. Sumber: Puspen TNI

Angkasa.news - Semua ingin menjadi yang terbaik. Namun sayang, hanya satu yang layak berdiri di panggung terhormat itu.

Namanya adalah Riri Darma Putri, putri seorang sopir truk asal Kota Padang, Sumatera Barat.

Gadis murah senyum ini adalah lulusan terbaik Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL).

Sosok Riri dalam sekejap menjadi panutan tak lama setelah Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, memimpin Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Dua Taruna Akademi Kepolisian 2019 di lapangan Sapta Marga Akmil Magelang, Jawa Tengah (31/10).  

Di antara kerumunan keluarga yang menghadiri Wisuda, terlihat wajah haru-bangga suami istri Darmadi dan Devi Lestari. Keduanya adalah orang tua Riri yang datang jauh-jauh dari Padang dengan mobil pinjaman. 

Wajah keduanya sumringah bahagia dan air mata haru menetes ketika nama Riri Darma Putri yang merupakan putri pertama dari tujuh bersaudara itu dipanggil ke tengah lapangan. Gadis ini dinobatkan sebagai lulusan terbaik Taruni Akademi Angkatan Laut.

Ketika menerima kabar dari putrinya untuk menghadiri wisuda di Magelang, Darmadi mengaku galau menjawabnya meski tetap mengatakan kepada putrinya untuk siap menghadiri. Padahal di dalam hatinya tidak tahu, bagaimana caranya bisa ke Magelang dengan memboyong semua keluarganya. 

Butuh perjuangan panjang bagi Darmadi untuk bisa menghadiri acara wisuda putri tercintanya. Darmadi bekerja sebagai sopir truk sedangkan istrinya ibu rumah tangga.

Akhirnya dengan kemurahan hati temannya yang pengusaha rental mobil di Padang, ia mendapat pinjaman mobil. Jadilah keluarga ini berangkat dari Padang. Darmadi bertindak sebagai sopir tunggal, bersama istrinya Devi Lestari dan empat orang adik-adik Riri.

“Saya terharu ketika Riri bertanya, apakah ayah akan datang jika wisuda. Saya jawab akan datang, padahal belum tahu bagaimana caranya," tutur Darmadi. 

Dari Padang, keluarga bersahaja ini berangkat pada 26 Oktober 2019. Mereka sempat mampir di Tangerang di rumah saudara dekat untuk istirahat selama dua malam.

Pada 30 Oktober 2019 siang , mereka melanjutkan perjalanan ke Magelang. “Apabila sudah sangat letih, di situ kami istirahat dan kami membawa sendiri peralatan memasak,” kata Devi Lestari.

“Saya masih seperti bermimpi. Bisa berdiri di sini dan menghadiri wisuda prajurit,” ujar Darmadi dengan wajah bahagia.

Darmadi mengaku, perjuangan anaknya untuk bisa masuk AAL tidak mudah.

“Riri selalu berdoa. Setelah shalat, dia selalu bersujud dan berdoa lebih lama agar bisa masuk TNI. Alhamdulillah doa itu terkabul,” ungkap ibunya.

Setelah ampir enam bulan tidak bertemu keluarga, kedatangan orang tuanya bersama empat adiknya menjadi hari paling bahagia bagi Riri Darma Putri.

“Saya ingin membanggakan kedua orang tua, karena saya tahu bagaimana perjuangan mereka,” aku Riri.

Riri Darma Putri yang berhasil membuat kedua orang tuanya bangga, tak henti-hentinya memeluk kedua orang tuanya dan memeluk adik-adiknya dengan wajah haru bercampur bangga.

“Tak bisa diucapkan dengan kata-kata bagaimana hari ini menjadi hari paling bahagia bagi saya dan keluarga,” ucap Riri yang biasa disapa Ii.

Sebanyak 860 prajurit Bhayangkara Taruna telah diwisuda oleh Panglima TNI dalam upacara Wisuda Prajurit Bhayangkara Taruna 2019 setelah menjalani Pendidikan Dasar Integrasi Kemitraan Akademi TNI dan Akpol Tahun 2019.

Kisah yang sangat menyentuh sekaligus menginspirasi, tentang cinta orang tua kepada anaknya.



Komentar