HANKAM

Antisipasi WNA Ilegal, Danlantamal XIV Gelar Patroli Gabungan di Sekitar Perairan Sorong

Minggu, 01 Desember 2019 14:18
Penulis : Beny Adrian
Antisipasi WNA Ilegal, Danlantamal XIV Gelar Patroli Gabungan di Sekitar Perairan Sorong

Danlantamal XIV Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani. Sumber: Dispenal

Angkasa.news - Demi menjaga dan meningkatkan keamanan laut di perairan Sorong, Danlantamal XIV Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani menggelar patroli gabungan di perairan wilayah Kota Sorong.

Patroli dilaksanakan menggunakan tiga perahu cepat Sea Rider milik Lantamal XIV, KSOP Sorong, dan Polairud Polda Papua.

“Untuk mengantisipasi masuknya Warga Negara Asing (WNA) ke dalam Indonesia melalui jalur laut menggunakan kapal, karena tidak adanya melapor kepada KSOP Sorong akan kita periksa, apabila kita tidak awasi akan sangat mengkhawatirkan bila dokumen yang dimiliki kapal tidak lengkap, maka dari itu kita mengecek dan meyakinkan bahwa mereka melakukan kegiatan di perairan laut Sorong secara legal,” ujar Danlantamal XIV.

Pada patroli laut gabungan ini, Danlantamal XIV turun ke lapangan mengecek kapal-kapal di perairan Kota Sorong.

Turut  mendampingi sejumlah pejabat seperti Kadiskum Lantamal XIV Letkol Laut (KH) Abdul Halid Sabale, Paban Renpuanpotmar Spotmar Mayor Laut (P) M. Toni, dan Dirpolair Sorong AKBP Eko Irianto.

Termasuk personel dari Satrol Lantamal XIV, Intel Lantamal XIV, Kopaska Koarmada III, Polairud Polda Papua, Imigrasi Sorong, dan KSOP Sorong.

Adapun kapal yang diperiksa di Perairan Kolam Bandar Kota Sorong di antaranya yacht S/Y ilya GT.13, kapal muatan Blue Manta dilanjutkan ke perairan Tampa Garam Kota Sorong memeriksa kapal TB Persada lll.

"Hari ini kita telah melaksanakan patroli bersama, di tiga alat apung yaitu kapal-kapal dengan mengecek kelengkapan surat-surat yang ada dan data-data imigrasi yaitu paspor. Sejauh ini belum ada ditemukan indikasi yang membahayakan bagi keamanan di perairan khususnya yang dapat berimbas di darat, jadi tidak ada infitran atau upaya-upaya dari pihak asing yang tidak bertanggung jawab yang mengganggu di perairan laut Sorong maupun yang ada di darat,” tegas Danlantamal XI.



Komentar