HANKAM

8 Penekanan Panglima TNI di Rakorlog 2020, di Antaranya Rematerialisasi Kopassus

Rabu, 12 Februari 2020 18:32
Penulis : Beny Adrian
8 Penekanan Panglima TNI di Rakorlog 2020, di Antaranya Rematerialisasi Kopassus

Rakorlog TNI 2020. Sumber: Puspen TNI

Angkasa.news - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto diwakili Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, membuka Rapat Koordinasi Logistik Tentara Nasional Indonesia Tahun Anggaran 2020 (Rakorlog TNI TA. 2020) di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (12/2).

Panglima TNI dalam amanatnya mengharapkan Rakorlog dapat memberikan kontribusi untuk memecahkan berbagai permasalahan dalam dukungan logistik bagi operasi TNI di masa yang akan datang. Baik Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Rakorlog mengangkat tema “Komunitas Logistik Siap Mendukung Terwujudnya TNI Yang Kuat, Unggul, Maju dan Mandiri Guna Keberhasilan Pelaksanaan Tugas Pokok”.

Rakorlog TNI TA. 2020 yang berlangsung selama satu hari, diikuti 197 peserta dari Kemhan RI, Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Berikut delapan penekanan Panglima TNI:

  1. Pertama, rencanakan kebutuhan logistik dalam rangka mewujudkan postur TNI yang kokoh serta berdaya gentar tinggi dan laksanakan proses pengadaan barang dan jasa secara transparan, akuntabel dan tertib administrasi, dengan tetap mengacu kepada kebutuhan pengguna dan kebutuhan operasi.
  2. Kedua, penuhi kebutuhan logistik untuk mendukung satuan-satuan operasional.
  3. Ketiga, optimalkan pemenuhan bekal Alat Peralatan Khusus (Alpalsus) dan alutsista Koopsus TNI, dukung penyiapan Alat Peralatan (Alpal) pemeliharaan satuan TNI Terintegrasi di Natuna, lakukan rematerialisasi satuan Kopassus serta lanjutkan modernisasi alutsista dan penuhi dukungan pemeliharaan material TNI.
  4. Keempat, penuhi alat peralatan, sarpras pengamanan perbatasan, pulau-pulau terluar dan daerah rawan, penuhi prioritas tiga Makogabwilhan, Satuan TNI Terintegrasi Selaru/Yamdena (Saumlaki), Morotai serta Biak dan lanjutkan penataan administrasi tanah TNI.
  5. Kelima, optimalkan pemenuhan bekal kesehatan operasi, tingkatkan pelayanan kesehatan rumah sakit TNI, serta lanjutkan pembangunan fasilitas dan alat kesehatan.
  6. Keenam, optimalkan kegiatan pergeseran bekal/materiil sampai dengan satuan pelaksana secara cepat dan tepat.
  7. Ketujuh, optimalkan kegiatan rekonsiliasi internal satker dalam penatausahaan dan pengelolaan BMN.
  8. Kedelapan, rencanakan pembangunan sistem jaringan informasi logistik TNI berbasis teknologi network, serta susun dan sosialisasikan piranti lunak bidang logistik.



Komentar