BISNIS

Singapore Airlines Nonaktifkan 96% Penerbangan, CEO pun Rela Potong Gaji Pribadinya

Senin, 23 Maret 2020 13:00
Penulis : Remi
Singapore Airlines Nonaktifkan 96% Penerbangan, CEO pun Rela Potong Gaji Pribadinya

Sumber: Singapore Airlines

Angkasa.news - Singapore Airlines memutuskan untuk memangkas 96% dari total jumlah kursi yang dijual hingga akhir April mendatang. Maskapai ini akhirnya bergabung dengan maskapai-maskapai besar lainnya di dunia yang juga memangkas penerbangan karena wabah virus corona yang mengakibatkan anjloknya penjualan tiket penerbangan.

Pengurangan ini tidak hanya berlaku di Singapore Airlines, tapi juga berlaku untuk dua anak perusahaannya, Scoot dan Silk Air. Menurut rencana perusahaan, akan ada 185 dari total 196 pesawat yang dinonaktifkan, termasuk pesawat berbadan besar Airbus A380 dan Boeing 787. 

Penghentian sebagian besar penerbangan ini akan diikuti dengan penundaan pengiriman pesawat yang telah dipesan dan pemotongan gaji karyawan. Menurut pernyataan Singapore Airlines, kebijakan ini masih dalam pembahasan lebih lanjut.


Chief Executive Officer Singapore Airlines, Goh Choon Phong, memutuskan untuk memotong 15% dari gajinya mulai bulan ini. Sementara manajemen senior dan anggota dewan lainnya juga telah memotong gaji mereka. Langkah ini diikuti dengan penawaran cuti yang tidak dibayar untuk staf.

Selain Singapore Airlines, Cathay Pacific minggu lalu telah menyatakan akan memotong 96% penerbangannya pada bulan April dan Mei mendatang. Qantas Airways juga ikut menghentikan sebagian besar dari total 30.000 tenaga kerja dan membatalkan semua penerbangan internasional. Penerbangan domestiknya sendiri turun hingga 60%.

Emirates yang dikenal sebagai salah satu dari tiga maskapai terbaik di dunia pada minggu lalu juga telah menawarkan cuti tanpa dibayar kepada 21.000 kru kabin dan penerbang mereka. 



Komentar