BISNIS

Pesawat B737 Ukraina Jatuh, Iran Berikan Akses kepada Tim Selidiki Flight Data Recorder

Sabtu, 11 Januari 2020 10:30
Penulis : Beny Adrian
Pesawat B737 Ukraina Jatuh, Iran Berikan Akses kepada Tim Selidiki Flight Data Recorder

Sumber: Tass/EPA-EFE/Abedin Taherkenareh

Angkasa.news - Menteri Luar Negeri Ukraina Vadim Pristaiko tidak mengkonfirmasi laporan media bahwa duta besar Iran telah meninggalkan negara itu.

“Iran menunjukkan kerja sama menyeluruh dengan pihak Ukraina terkait penyelidikan jatuhnya pesawat penumpang Boeing B737 milik Ukraina di dekat Teheran pada Rabu lalu,” jelas Vadim Pristaiko pada Jumat.

"Kami menerima informasi lengkap dari Iran. Kami memiliki akses ke potongan-potongan pesawat, ke lokasi kecelakaan," katanya, seraya menambahkan bahwa spesialis Ukraina telah diberikan akses ke alat perekam penerbangan di pesawat (fligh data recorder).

Secara umum, menurutnya, Ukraina tidak memiliki alasan untuk mengatakan bahwa pemerintah Iran tidak mengoordinasikan penyelidikan dengan Ukraina.

"Kami mengamati kerja sama sehingga spesialis kami bisa sampai pada kesimpulan," katanya.

Dia tidak mengkonfirmasi informasi yang disampaikan seorang wartawan bahwa duta besar Iran telah meninggalkan negara itu.

"Kami tidak memiliki informasi bahwa duta besar Iran telah meninggalkan Ukraina," katanya.

Menurut diplomat Ukraina, Kiev tidak merasakan tekanan dari negara mana pun terkait investigasi kecelakaan.

Pada 8 Januari, sebuah B737 milik Ukraine International Airlines yang dalam penerbangan menuju Kiev, jatuh beberapa menit setelah meninggalkan Bandara Teheran Imam Khomeini.

Kecelakaan menewaskan semua 176 orang di dalamnya. Mereka berasal dari Afghanistan, Jerman, Iran, Kanada, Ukraina, Inggris, dan Swedia.



Komentar