BISNIS

Malaysia Setuju dalam Ikatan Kontrak Lunak untuk Pengadaan 10 Pesawat MC-21 Rusia

Selasa, 29 Oktober 2019 12:52
Penulis : Beny Adrian
Malaysia Setuju dalam Ikatan Kontrak Lunak untuk Pengadaan 10 Pesawat MC-21 Rusia

Pesawat MC-21. Sumber: Alexey Kondratov via ruaviation.com

Angkasa.news - Ada kabar mengejutkan dalam hubungan Rusia dan Malaysia. Hari ini (29/10), kedua negara meneken kontrak lunak (soft) yang tidak mengikat dan tanpa uang muka untuk penyediaan 10 pesawat MC-21 pada tahap persiapan untuk produksi serialnya.

Jabat tangan ini diumumkan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia Denis Manturov saat Forum Rusia-Afrika seperti dikutip TASS.

Pesawat MC-21 diproduksi oleh Irkut Corporation yang merupakan anak perusahaan United Aircraft Corporation (UAC) Rusia.

“Misalnya, sekitar 10 pesawat dibahas dengan Malaysia pada tahap persiapan untuk produksi serial. Tapi, sekali lagi, ini adalah perjanjian lunak, sejauh ini tanpa kewajiban yang ketat,” ujarnya.

“Kami berharap penyelesaian uji sertifikasi pesawat, memperoleh sertifikat, termasuk Eropa, akan memberikan dorongan serius untuk promosi di pasar internasional. Permintaan sudah tinggi,” tambah Manturovyakin.

Pada awal Oktober, Manturov mengatakan bahwa Rusia dapat memberikan pinjaman negara kepada Malaysia untuk pembelian pesawat Rusia. Menurutnya, hal itu sudah dibicarakan oleh pemerintah.

Menteri ini tidak merinci jumlah pinjaman yang mungkin. Namun ia menjelaskan bahwa skema itu merupakan pinjaman negara untuk pengiriman helikopter Rusia, Be-200, Sukhoi Super Jet, dan MC-21.

Ia menegaskan bahwa permohonan pinjaman resmi dari Malaysia belum diterima.

Sejauh ini Irkut Corporation telah menunjukkan ke publik MC-21-300. Pesawat telah melaksanakan uji terbang pada 28 Mei 2017.

Dibanding produk Airbus dan Boeing, MC-21 memiliki sejumlah kelebihan. Pesawat ini disebutkan lebih efisien 20-25% dibandingkan Airbus A320. MC-21 juga lebih irit bahan bakar sekitar 15%.

Soal harga biasanya menjadi krusial. Karena itu MS-21 dibandrol lebih murah dibanding pesawat sejenis Boeing 737-700.

Pesawat MC-21 juga disebut-sebut akan dibeli oleh investor PT Merpati Nusantara Airlines yang katanya akan kembali mengudara.



Komentar