BISNIS

Lagi, Pilot British Airways Gelar Pemogokan Massal Akhir Bulan Ini

Jumat, 13 September 2019 16:00
Penulis : Remi
Lagi, Pilot British Airways Gelar Pemogokan Massal Akhir Bulan Ini

Sumber: BA

Angkasa.news - Setelah pada awal September lalu pilot British Airways "berhasil" menggelar aksi mogok yang mengakibatkan 200.000 penumpang batal terbang, pada 27 September mendatang mereka berencana menggelar aksi yang sama untuk kedua kalinya. Puluhan ribu penumpang diperkirakan akan terkena dampak pemogokan massal itu.

Pemogokan pertama yang terjadi pada Senin (9/9/2019) lalu berlangsung selama 24 jam penuh. Akibatnya 1.700 penerbangan yang rencananya membawa 195.000 penumpang dibatalkan.

Aksi mogok massal ini digelar lantaran adanya perselisihan mengenai gaji pilot. British Airways (BA) telah menawarkan kenaikan gaji 11,5% selama tiga tahun menjadi 200.000 poundsterling per tahun bagi level kapten. Namun dilain pihak, Asosiasi Pilot Maskapai Penerbangan Britania (Balpa) mengatakan, anggotanya menginginkan kenaikan yang lebih besar karena mereka menganggap kenaikan gaji yang ditawarkan perusahaan tidak setara dengan keuntungan perusahaan yang telah melejit dalam 3 tahun terakhir.


Kedua belah pihak mengatakan jika mereka ingin melanjutkan perundingan, tetapi hingga kini tetap tidak ada jalan keluar. Pihak maskapai mulai menghubungi penumpang yang akan terdampak pada Kamis (12/9/2019), atau 15 hari sebelum aksi mogok jilid 2 digelar.

Menurut hukum Uni Eropa, penumpang hanya berhak atas kompensasi jika mereka menerima pemberitahuan pembatalan kurang dari 14 hari. "Balpa membuat jarak antara periode pertama dan kedua aksi mogok untuk memberi perusahaan waktu bertemu dengan kami untuk menyelesaikan perselisihan ini dengan pilot mereka," Balpa mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Menurut Balpa, pihaknya telah memajukan masalah ini ke Acas (layanan arbitrase independen) namun tetap tidak menemukan titik temu. Balpa pun menganggap jika British Airways tidak memedulikan pelanggannya dengan menarik diri dari masalah dan memutuskan untuk membatalkan penerbangan. "Perusahaan tidak menanggapi proposal terbaru kami sebelum membatalkan penerbangan ini," ujar perwakilan Balpa.

Seorang juru bicara British Airways mengatakan: "Kami telah mengemukakan ide-ide baru melalui Acas minggu ini dan telah meminta Balpa untuk bertemu secara langsung sesegera mungkin untuk kembali bernegosiasi.

"Namun, kami perlu memberikan kepastian kepada pelanggan kami, jadi kami telah menghubungi semua yang terkena dampak mogok pada 27 September mendatang," tambah juru bicara British Airways.

Pada pemogokan minggu ini, banyak penumpang mengeluh kesulitan menghubungi maskapai, sementara beberapa merasa tidak mendapat surel pembatalan karena adanya kesalahan alamat surel.

Pada Kamis malam, kantor berita The Sun mengatakan bahwa para pilot akan merencanakan pemogokan selama 10 hari pada bulan November mendatang. British Airways diperkirakan bakal menanggung rugi 400 juta poundsterling jika ini terjadi.

 



Komentar