BISNIS

Keputusan Berat Harus Diambil, Garuda Indonesia Rumahkan Sementara 800 Karyawan Kontrak 

Minggu, 17 Mei 2020 18:40
Penulis : Beny Adrian
Keputusan Berat Harus Diambil, Garuda Indonesia Rumahkan Sementara 800 Karyawan Kontrak 

Sumber: Garuda Indonesia

Angkasa.news - Pilihan sulit, pelik sekaligus dilematis.


Manajemen Garuda Indonesia akhirnya memutuskan untuk merumahkan sementara waktu sekitar 800 karyawan dengan status tenaga kerja kontrak atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama tiga bulan terhitung 14 Mei 2020.

"Kebijakan merumahkan karyawan dengan status PKWT merupakan upaya lanjutan yang perlu kami tempuh disamping upaya-upaya strategis lain yang telah dilakukan, untuk memastikan keberlangsungan perusahaan di tengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal sebagai dampak pandemi Covid-19," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Kebijakan ini dilakukan melalui pertimbangan matang dengan memperhatikan kepentingan karyawan maupun perusahaan dan dilakukan dalam rangka menghindari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Implementasi kebijakan ini juga telah melalui kesepakatan dan diskusi dua arah antara karyawan dan Perusahaan," kata Irfan.

"Perlu kami sampaikan pula bahwa kebijakan ini bersifat sementara yang akan terus kami kaji dan evaluasi secara berkala sejalan kondisi perusahaan dan peningkatan operasional penerbangan, yang tentunya kami harapkan akan terus membaik dan kembali kondusif," tambahnya.

Irfan menjelaskan, selama periode tersebut karyawan yang dirumahkan tetap mendapatkan hak kepegawaian berupa asuransi kesehatan maupun tunjangan hari raya yang sebelumnya telah dibayarkan.

"Kebijakan ini merupakan keputusan berat yang harus diambil dengan pertimbangan mendalam terkait aktivitas operasional penerbangan yang belum sepenuhnya normal. Namun demikian, kami meyakini Garuda Indonesia akan dapat terus bertahan melewati masa yang sangat menantang bagi industri penerbangan saat ini," akunya.

Sejak pandemik virus corona yang mengakibatkan pembatasan penerbangan, Garuda Indonesia telah melakukan sejumlah upaya strategis berkelanjutan dalam memastikan keberlangsungan bisnis perusahaan.

Antara lain renegosiasi sewa pesawat, restrukturisasi network, efisiensi biaya produksi termasuk penyesuain gaji jajaran komisaris, direksi hingga staf secara proporsional serta tidak memberikan Tunjangan Hari Raya kepada Direksi dan Komisaris. 



Komentar